PURWOKERTO.SUARA.COM – Berkunjung ke Kota Pekalongan tidak hanya dapat menikmati keindahan alam dan kulinernya. Tidak jauh dari pusat kota tepatnya di Jalan Jatayu Nomor 1, Kota Pekalongan, Jawa Tengah terdapat destinasi wisata yang patut dikunjungi.
Lokasi ini berjarak 2,1 Kilometer dari Alun-alun Pekalongan. Tempat ini disebut Museum Batik Pekalongan merupakan sebuah ruang pamer dan belajar yang didedikasikan khusus untuk menggali dan melestarikan kekayaan batik Pekalongan, khususnya batik pesisir.
Museum Batik Pekalongan memiliki peran penting dalam memperkenalkan dan mengapresiasi keindahan serta sejarah batik Pekalongan kepada masyarakat. Di dalamnya, terdapat lebih dari 1.149 koleksi batik yang dipamerkan kepada pengunjung.
Koleksi tersebut meliputi berbagai jenis batik, termasuk wayang beber dari kain batik yang telah berusia ratusan tahun. Selain itu, museum juga menampilkan alat tenun tradisional yang digunakan dalam pembuatan batik, yang juga dikenal sebagai alat tenun bukan mesin.
Dikutip dari Kanal YouTube Daniel Sakti Sianturi pada Kamis, 06 Juli 2023 selain sebagai tempat pameran, Museum Batik Pekalongan juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang bertujuan untuk memperluas pemahaman dan pengetahuan tentang batik.
Fasilitas yang tersedia antara lain ruang perpustakaan kedai batik, ruang pertemuan, ruang workshop batik, dan ruang konsultasi atau pelayanan hak kekayaan intelektual (HKI). Fasilitas ini memungkinkan para pengunjung untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang batik, baik melalui bacaan, diskusi, maupun praktik langsung dalam pembuatan batik.
Museum Batik Pekalongan juga menjadi tempat yang sangat penting bagi para pelaku batik, baik pengrajin, seniman, maupun desainer. Ruang konsultasi dan pelayanan HKI yang disediakan oleh museum memberikan dukungan dalam hal mematenkan dan melindungi karya batik, serta memberikan saran dan bimbingan bagi mereka yang ingin mengembangkan karya batik mereka.
Sebab dengan adanya Museum Batik Pekalongan, keberadaan dan kekayaan batik Pekalongan tetap terjaga dan dapat diapresiasi oleh masyarakat umum. Museum ini bukan hanya menjadi tempat untuk melihat dan mempelajari batik, tetapi juga sebagai pusat pengembangan dan pelestarian warisan budaya batik Pekalongan yang bernilai tinggi.***
Baca Juga: Bima Sakti Kantongi Nama Beberapa Pemain untuk Skuad U-17, Siapa Mereka?