Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp 16.811/USD

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:23 WIB
Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp 16.811/USD
Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang Dolar Indo, Jakarta, Kamis (20/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah melemah 0,04% terhadap dolar AS menjadi Rp16.811 pada penutupan perdagangan Selasa, 10 Februari 2026.
  • Pelemahan rupiah ini dipicu data penjualan ritel yang lebih rendah dari ekspektasi, mengindikasikan daya beli masyarakat masih lemah.
  • Mata uang Asia menunjukkan pergerakan beragam, dengan Rupee India menguat paling signifikan, sementara Baht Thailand melemah terhadap dolar AS.

Suara.com - Nilai tukar rupiah berbalik melemah terhadap dolar AS pada penutupan Selasa, 10 Februari 2026. Data Bloomberg menunjukkan rupiah bergerak di sekitar level Rp 16.811 per dolar AS.  

Mata uang Garuda itu pun melemah 0,04 persen dibandingkan penutupan Senin (9/2) ada di level Rp1 6.805. Sedangkan kurs JISDOR Bank Indonesia ada di level Rp16.826.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah disebabkan oleh data penjualan ritel.

"Rupiah berbalik melemah terhadap dolar AS setelah data penjualan ritel yang lebih rendah dari harapan, mencerminkan daya beli masyarakat yang masih lemah," katanya saat dihubungi Suara.com

Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]

Walau dolar AS sendiri masih terus melemah, rupiah diperkirakan masih belum keluar dari tekanan. Apalagi, investor masih menanti perkembangan dan dinamika terhadap ekonomi Indonesia.

"Investor juga wait and see serangkain data ekonomi penting AS dalam beberapa hari kedepan," jelasnya.

Sementara itu, mata uang di Asia bervariasi. Salah satunya, Rupee India mencatat penguatan terbesar yakni 0,23 persen.

Disusul yen Jepang yang menguat 0,19 persen, lalu ringgit Malaysia menguat 0,19 persen. Selain itu, yuan China menguat 0,11 persen dolar Taiwan menguat 0,07 persen dan dolar Singapura yang menguat 0,03 persen terhadap dolar AS.

Sedangkan, Baht Thailand melemah 0,12 persen, peso Filipina melemah 0,11 persen. Diikuti, Korea melemah 0,10 persen.  Lalu, Hong Kong yang melemah 0,03 persen terhadap dolar AS.

baca juga

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang Utama dunia ada di 96,90, naik dari sehari sebelumnya yang ada di 96,81.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Terus Bangkit, Dolar AS Lemas ke Level Rp16.786

Rupiah Terus Bangkit, Dolar AS Lemas ke Level Rp16.786

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 09:30 WIB

Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis di Senin Sore

Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis di Senin Sore

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 16:24 WIB

Dolar AS Tertekan, Rupiah Menguat Tipis ke Level Rp16.869

Dolar AS Tertekan, Rupiah Menguat Tipis ke Level Rp16.869

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 09:36 WIB

Terkini

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×