Fakta-fakta Mencengangkan di Balik Bencana di Tambang Emas Pancurendang Banyumas

Purwokerto

Rabu, 26 Juli 2023 | 16:30 WIB
Fakta-fakta Mencengangkan di Balik Bencana di Tambang Emas Pancurendang Banyumas
Tambang emas rakyat di Kecamatan Ajibarang Banyumas

PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Bencana melanda penambang emas tradisional di Desa Pancurendang, Kecamatan Ajibarang , Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah pada Selasa (25/7/2023) pukul 23 WIB. Sebanyak delapan orang terjebak di lubang galian tambang emas itu.

Sederet fakta terungkap setelah musibah ini terjadi. Berikut deretan fakta mencengangkan di balik bencana di tambang emas rakyat di Desa Pancurendang.

1. Basarnas Kantor SAR Cilacap menerima informasi kondisi membahayakan manusia, yaitu 8 orang penambang terjebak di dalam tambang emas rakyat Desa Pancurendang pada Rabu (26/7/2023) siang. Padahal peristiwa ini terjadi pada Selasa (25/07) pukul 23.00 WIB.

2. Setidaknya ada 8 orang terjebak di lubang tambang akibat datangnya air secara tiba-tiba. Air ini menggenangi area pertambangan di Kawasan Pertambangan Rakyat Desa Pancurendang Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. 

3. Kantor SAR Cilacap dan USS Banyumas menerjunkan regu penyelamat masing-masing satu tim untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan guna menyelamatkan para penambang yang terjebak di bawah tanah. 

4. Semua korban yang terjebak berasal dari Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

5. Basarnas mengerahkan alut di antaranya 1 Unit Rescue Car Type II, 1 Unit Rescue Car Compartment, 2 Set Peralatan CSSR, 1 Set Peralatan HART, 4 Set Peralatan Selam, 1 Set Alat Detektor Gas, Alat Pendukung Lainnya, dan 4 Set Alat Komunikasi.

6. Hasil interogasi terhadap Karipto, Kadus 2 Desa Pancurendang menyatakan tambang mas ini tidak berizin alias ilegal.

7. Tambang emas Pancurendang mulai beroperasi pada tahun 2014.

baca juga

8. Pertambangan emas tradisional di Pancurendang tersebut menjadi mata pencarian  80 persen warga desa Pancurendang, Ajibarang, Banyumas.

9. Pembukaan tambang ini diawali kesepakatan antara pemilik lahan dengan penambang dengan persentase bagi hasil 20 persen untuk pemilik lahan, 20 persen untuk pemodal, 60 persen untuk pekerja. 

10. Saat ini untuk lapak tambang ada sebanyak 35 lapak tambang. Sebanyak 30 di antaranya aktif dan lima di antaranya tidak aktif. Pekerja merupakan masyarakat sekitar. 

11. Polresta Banyumas bersama dengan perangkat desa dan Dinas ESDM Kabupaten Banyumas pernah melakukan sosialisasi pada tahun 2017 kemudian ada permintaan dari warga untuk tambang tetap beroperasi. 

12. Pihak koperasi 'Sela Kencana' sebagai wadah para penambang mengajukan permohonan IPR ke Dinas ESDM Provinsi Jateng pada 2021, namun sampai sekarang belum turun perijinan.

Berikut data survivor yang masih dalam pencarian tim Basarnas:

1. Cecep Suriyana (29) asal Desa Cisarua Rt 02 Rw 08 Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor. 
2. Rama Abd Rohman (38) asal Desa Cisarua Rt 02 Rw 05 Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor.
3. Ajat (29) asal Desa Kiarasari Rt 01 Rw 06 Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor.
4. Mad Kholis (32) asal Desa Kiarapandak Rt 02 Rw 07 Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor, 
5. Marmumin (32) asal Desa Kiarasari Rt 02 Rw 06 Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor, 
6. Muhidin (44) asal Desa Kiarasari Rt 01 Rw 04 Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor, 
7. Jumadi (33) asal Desa Cisarua Rt 01 Rw 08 Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor, 
8. Mulyadi (40) asal Desa Kiarasari Rt 02 Rw 06 Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

450 Meter dari Kecamatan Ajibarang, Tambang Emas di Desa Ini Runtuh Timpa 8 Penambang

450 Meter dari Kecamatan Ajibarang, Tambang Emas di Desa Ini Runtuh Timpa 8 Penambang

Purwokerto | Rabu, 26 Juli 2023 | 15:01 WIB

Ternyata Ada Cadangan Emas di Banyumas, 8 Penambang Terjebak hingga SAR Turun Tangan

Ternyata Ada Cadangan Emas di Banyumas, 8 Penambang Terjebak hingga SAR Turun Tangan

Purwokerto | Rabu, 26 Juli 2023 | 14:05 WIB

Kwarcab Banjarnegara Masuk Finalis Pramuka Peduli Award Jawa Tengah 2023, Sejarah Manis Akankah Terulang?

Kwarcab Banjarnegara Masuk Finalis Pramuka Peduli Award Jawa Tengah 2023, Sejarah Manis Akankah Terulang?

Purwokerto | Rabu, 26 Juli 2023 | 12:13 WIB

Berjarak Beberapa Meter Dari Alun-Alun Purwokerto, Reverensi Tempat Belanja Terbesar dan Terlengkap

Berjarak Beberapa Meter Dari Alun-Alun Purwokerto, Reverensi Tempat Belanja Terbesar dan Terlengkap

Purwokerto | Rabu, 26 Juli 2023 | 11:37 WIB

30 Mahasiswa Asal Malaysia KKN di Kebumen, Langsung Disambut Bupati

30 Mahasiswa Asal Malaysia KKN di Kebumen, Langsung Disambut Bupati

Purwokerto | Selasa, 25 Juli 2023 | 21:05 WIB

Terkini

Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku

Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku

Jabar | Senin, 22 Juni 2026 | 20:38 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 20:34 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri

Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri

Bali | Senin, 22 Juni 2026 | 20:20 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga

Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga

Video | Senin, 22 Juni 2026 | 20:15 WIB

Dirampok Rp3,5 Juta, Diikat lalu Dibakar Hidup-Hidup, Petani di OKU Selatan Tewas

Dirampok Rp3,5 Juta, Diikat lalu Dibakar Hidup-Hidup, Petani di OKU Selatan Tewas

Sumsel | Senin, 22 Juni 2026 | 20:15 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB