PURWOKERTO.SUARA.COM, Delapan penambang emas di Desa Pancurendang Kecamatan Ajibarang Banyumas terjebak d dalam lubang tambang. Mereka yang berada di dalam terjebak air yang menggenangi lubang.
Upaya yang telah dilakukan oleh Tim SAR Gabungan dalam operasi SAR 8 orang penambang emas pada hari pertama yaitu melakukan koordinasi dengan unsur terkait yang berada di lapangan.
Petugas juga melaksanakan assessment, serta berusaha untuk melakukan penyedotan air yang menggenangi area lubang tambang.
Namun hingga pukul 17.00 Wib, proses evakuasi belum dapat dilaksanakan karena debit air yang menggenangi area lubang tambang masih tinggi.
Selain itu, permukaan tambang yang sempit menyulitkan rescuer dalam melaksanakan evakuasi terhadap 8 orang penambang tersebut.
Proses evakuasi dihentikan sementara, dan akan dilanjutkan besok pada Kamis (27/7) pukul 07.00 Wib.
Apabila debit air belum juga surut, maka Tim SAR Gabungan akan memaksimalkan penyedotan air menggunakan alat mesin dan pembendungan sungai yang dimungkinkan air meresap sehingga masuk ke lokasi lubang galian.
Diberitakan sebelumnya bahwa pada Selasa (25/07) pukul 23.00 Wib, setidaknya ada sebanyak 8 orang terjebak di lubang galian tambang akibat datangnya air secara tiba-tiba dan menggenangi area pertambangan di Kawasan Pertambangan Emas Rakyat Desa Pancurendang Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.