Serap Keluhan Petani di Pejawaran Banjarnegara, Ini Respon Mahasiswa KKN UGM Yogyakarta

Purwokerto Suara.Com
Rabu, 02 Agustus 2023 | 08:50 WIB
Serap Keluhan Petani di Pejawaran Banjarnegara, Ini Respon Mahasiswa KKN UGM Yogyakarta
Tim KKN UGM Yogyakarta bersama beberapa peserta sosialisasi usai kegiatan pada Senin 31 Juli 2023

PURWOKERTO.SUARA.COM – Maraknya tanaman cabai yang terkena penyakit kuning saat ini menjadi salah satu keluhan para petani di wilayah Banjarnegara bagian utara.

Kondisi tersebut berimbas kepada rendahnya mutu dan kualitas cabai yang banyak dikeluhkan pengepul serta berdampak pada nilai ekomonis.

Hal tersebut dikemukakan oleh koordinator kegiatan KKN pembelajaran pemberdayaan masyarakat Gadjah Mada (KKN-PPM) UGM Yogyakarta, Salsabila Aulia Rahmadani saat menggelar sosialisai penanganan OPT dan pasca panen pada Senin 31 Juli 2023.

“Untuk itulah perlu kiranya dilakukan sosialisasi strategi penanganan orgasem pengganggu tumbuhan (OPT) serta bagaimana pengelolaan pasca panen untuk komoditas cabai,” ujarnya.

Lebih jauh, sosialisasi yang digelar di aula balai desa Karangsari, kecamatan Pejawaran tersebut diikuti oleh puluhan petani cabai dan masyarakat sekitar.

“Kami hadirkan beberapa narasumber antara lain dari dinas pertanian, perikanan dan ketahanan pangan Banjarnegara, balai penyuluh pertanian kecamatan serta penyuluh pertanian,” lanjutnya.

Pihaknya berharap melalui sosialisasi tersebut dapat memberikan jawaban serta gambaran kepada para petani terhadap pencegahan dan penanganan penyakit kuning pada cabai.

Sementara itu narasumber dinas pertanian, perikanan dan ketahanan pangan Banjarnegara Udin Prayitno berharap melalui sosialisasi tersebut, petani dapat mengidentifikasi berbagai OPT yang biasanya menyerang tanaman cabai.

“Ini menjadi penting untuk memahami strategi pengendalian yang tepat sehingga dapat mengurangi kerugian hasil panen,” ujarnya.

Baca Juga: Tim SAR Hentikan Misi Penyelamatan Delapan Penambang Emas di Banyumas

Pihanya juga menjelaskan, melalui berbagai pengetahuan baru yang didapatkan dari kegiatan ini, diharapkan petani dapat mengoptimalkan usaha pertanian mereka dan mencapai hasil panen yang lebih baik.

“Jadi setiap kesulitan pastilah ada jalan, untuk itu mari kita bersama-sama belajar untuk bagaimana cara memecahkan permasalahan tersebut,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, selain beberapa materi disampaikan oleh narasumber juga dilakukan dialog interaktif serta diskusi tentang berbagai cara dan tehnik untuk meningkatkan produksi petani untuk meningkatkan hasil panen.

Sosialisasi penanganan OPT dan pascapanen cabai dihadiri oleh perwakilan KWT (Kelompok Wanita Tani), Poktan (Kelompok Tani), Kader, dan perangkat desa.**Alw

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI