PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA- Tim pengabdian Iptek bagi Desa Binaan UNDIP (IDBU) memfasilitasi pendirian koperasi Akar Wangi Sehati Desa Majatengah, Kecamatan Banjarmangu, Banjarnegara.
Kelompok itu beranggotakan para petani, khususnya petani kapulaga di Desa Majatengah dan sekitarnya.
Pendirian koperasi ini dilatarbelakangi semangat para petani untuk mengembangkan industri pengolahan tanaman obat, khususnya kapulaga.
Untuk diketahui, Desa Majatengah merupakan salah satu sentra penghasil kapulaga di Kabupaten Banjarnegara.
Rata-rata penduduk di desa itu bermatapencaharian sebagai petani kapulaga.
Sayangnya, petani tidak bisa mengolah hasil panen mereka untuk memberikan nilai tambah pada komoditas tersebut.
Gayung bersambut. UNDIP melalui program KKN-T IDBU memfasilitasi pelatihan penyulingan kapulaga berikut membantu sarana destilasi.
Itu menjadi angin segar bagi petani untuk meningkatkan kesejahteraan. Dengan diolah menjadi minyak atsiri, produk itu punya nilai jual lebih tinggi.
Untuk memuluskan jalan kelompok dalam mengembangkan bisnisnya, kini mereka berikhtiar melegalkan lembaga dalam naungan koperasi.
Baca Juga: Berjarak 1 KM dari Alun-alun, Mal Terbesar di Garut Ini Siap Memenuhi Kebutuhan Pengunjung
"Warga di sini rata-rata berekonomi sulit. Kami bersyukur didampingi UNDIP secara berkesinambungan, dibantu banyak sekali," kata Ketua Kelompok Akar Wangi Sehati Karyanto
Ia berharap, di bawah naungan koperasi yang resmi, pihaknya bisa lebih bersemangat dalam mengembangkan industri penyulingan.
Selain legalisasi koperasi, UNDIP juga akan memfasitasi perizinan produk serta pendaftaran merek ke Dirjen Kekayaan Intelektual.
Selain memproduksi minyak atsiri kapulaga, pihaknya saat ini juga tengah mengembangkan produk turunan sereh wangi seperti lilin aromaterapi dan sabun.
Selain produk olahan, pihaknya juga menjual biji kapulaga mentah dengan kualitas teruji.
"Karena di sini sudah ada rumah pengeringan, untuk mengeringkan kapulaga basah, " katanya