PURWOKERTO.SUARA.COM – Di tengah perkembangan zaman yang pesat, terkadang kita dihadapkan pada pemandangan yang menggelisahkan. Sebut saja bangunan-bangunan lama yang ditinggalkan dan terbengkalai.
Dikutip dari Kanal YouTube Joe Kal pada Jumat 25 Agustus 2023, salah satu contohnya Eks Kantor Dinas di Kabupaten Boyolali, sebuah kompleks bangunan yang dahulu menjadi pusat pelayanan publik namun kini terabaikan.
Tempat ini berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 13.000 meter persegi, Eks Kantor Dinas ini pernah menjadi pusat aktivitas pemerintahan dan layanan bagi masyarakat yang berjarak 21,8 Km dari Bandara Internasional Adi Soemarmo.
Sejak awal berdirinya pada sekitar tahun 1980-an, kantor ini telah menjadi tempat utama untuk layanan yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Boyolali.
Namun, seperti banyak kisah serupa, tahun 2013 menjadi titik balik. Kegiatan operasional secara bertahap dipindahkan ke kantor yang baru. Perubahan ini, meskipun mungkin diambil demi efisiensi atau alasan lainnya, menyisakan kompleks Eks Kantor Dinas yang perlahan mulai ditinggalkan.
Kenyataan ini menjadi pemantik pertanyaan yang bermakna. Mengapa bangunan yang memiliki nilai penting bagi masyarakat bisa terbengkalai dengan cepat. Beberapa faktor mungkin dapat memberikan pemahaman lebih lanjut.
Perkembangan zaman membawa perubahan dalam kebutuhan dan fungsi kantor pemerintahan. Pemindahan operasional dapat muncul sebagai tanggapan terhadap kebutuhan baru, tetapi juga bisa meninggalkan kompleks bangunan yang sudah tidak sesuai dengan tujuan baru.
Kadang-kadang, pemindahan operasional dilakukan tanpa perencanaan yang matang terkait penggunaan kembali bangunan lama. Ini dapat mengakibatkan terbengkalainya bangunan yang mungkin masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali.
Pemeliharaan bangunan lama memerlukan anggaran dan sumber daya yang cukup. Jika anggaran terbatas atau tidak tersedia, bangunan tersebut mungkin terabaikan dan dibiarkan terbengkalai.
Baca Juga: Pengedar Sabu Ini Terancam Hukuman Sumur Hidup
Perkembangan wilayah juga dapat mempengaruhi kondisi bangunan. Pemindahan pusat pemerintahan atau pusat layanan publik ke wilayah baru dapat menyebabkan kawasan lama kehilangan aktivitas dan perhatian.
Terkadang, masyarakat tidak menyadari pentingnya menjaga dan memelihara bangunan yang sudah lama. Ini dapat mengakibatkan kurangnya dukungan untuk menjaga bangunan tersebut tetap berfungsi.
Melihat kondisi Eks Kantor Dinas di Kabupaten Boyolali yang kini terbengkalai, penting bagi pemerintah dan masyarakat setempat untuk mencari solusi yang tepat.
Memikirkan kembali peran dan fungsi bangunan tersebut, serta menjalankan upaya untuk memulihkan atau menghidupkannya kembali, bisa menjadi cara yang baik untuk mempertahankan konstruksi dan nilai-nilainya.***