PURWOKERTO.SUARA.COM – Sumbangan bulan dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjarnegara tahun 2023 ditarget sebesar, Rp. 1.118 Milyar
Angka tersebut dinilai realistis dengan kondisi pasca pandemik saat ini dan menilik realisasi hasil bulan dana tahun 2022 lalu sebesar Rp. 1.079 Milyar.
Ketua panitia bulan dana PMI Tahun 2023 sekaligus Sekda Banjarnegara Drs. Indarto M.Si mengatakan, target yang dicanangkan tersebut bersumbar dari tujuh sektor yang ada dalam kepanitiaan.
“Bulan dana PMI bertujuan meningkatkan kesetiakawanan sosial, membantu korban bencana alam dan non alam, serta pelayanan sosial kesehatan, pembinaan generasi muda atau relawan dan untuk membiayai kegiatan PMI satu tahun kedepan,” ujarnya.
Lebih jauh Sekda Indarto menjelaskan, ketujuh target sektor tersebut yakni sektor Penduduk, dengan target sebesar Rp.170 juta, sektor Pelajar Dindikpora sebesar Rp.310 juta, sektor Pelajar Kemenag, sektor Pelajar UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng Wilayah IX dengan target sebesar Rp.75 juta.
Selanjutnya sektor Pelayanan Jasa menargetkan pemasukan dana sebesar Rp. 55 juta, sektor Pegawai sebesar Rp.235 juta, sektor Indagkop sebesar Rp. 17 juta dan sektor Kesehatan sebesar Rp.70 juta.
Selain itu sektor Perbankan ditarget sebesar Rp. 26.000.000, serta sektor Jasa Konstruksi/pengadaan barang dan jasa Pemerintah Daerah ditarget sebesar Rp.50 juta.
“Adapun waktu pelaksanaan bulan dana Palang Merah Indonesia Kabupaten Banjarnegara Tahun 2023 berlaku selama 3 (tiga) bulan sejak 1 Agustus sampai 31 Oktober2023,” lanjut Indarto.
Apabila selama kurun waktu tiga bulan tersebut target belum terpenuhi, maka waktu pelaksaan akan diperpanjang selama satu bulan.
Baca Juga: Skor Kacamata Gagal Bawa Bhineka FC dan Amoeba FC ke Semifinal Mars Cup 2023 Sokanandi Banjarnegara
Sementara itu Pj Bupati Banjarnegara Tri Harso Widirahmando, berharap panitia dan masyarakat Banjarnegara untuk bisa berpartisipasi mensukseskan Bulan dana PMI.
“PMI selalu hadir di tengah masyarakat sesuai visi dan misinya yakni profesional, netral, berkarakter dan bergerak bersama masyarakat,” katanya
Lebih Jauh Tri Harso mengatakan, dalam melaksanakan kegiatan pokok sesuai dengan azas dan tujuan PMI bertujuan meringankan penderitaan sesama manusia tanpa membedakan agama, suku bangsa dan pandangan politik.
“Kemitraan bersama dengan masyarakat merupakan keniscayaan bagi gerakan Palang Merah agar masyarakat ikut serta memiliki aksi-aksi kemanusiaan yang diselenggarakan oleh PMI,” lanjut Pj Bupati.
Selain kegiatan mitigasi dan penanggulangan bencana alam, tugas utama yang lain berupa ketersediaan darah oleh Unit Donor Darah PMI.
“Ketersediaan darah harian untuk mencukupi kebutuhan pasien tentunya butuh sinergi berbagai pihak terutama dengan meningkatkan jumlah Donor Darah Sukarela (DDS) agar pelayanan dapat berjalan secara optimal,” lanjutnya.