PURWOKERTO.SUARA.COM - Krisis air bersih dan kekeringan yang terjadi di Banjarnegara mengundah sejumlah pihak untuk turut serta bersinergi dalam karya kemanusiaan.
Seperti halnya yang dilakukan oleh Ikatan Apoteker Indonesia atau IAI Pengurus Cabang Banjarnegara yang langsung merespon hal tersebut dengan menerjunkan tim melakukan distribusi bantuan air bersih.
Ketua IAI Banjarnegara Heni Setyo Turistanto mengatakan distribusi bantuan air bersih dilakukan bersinergi bersama BPBD dan PMI Banjarnegara untuk beberapa lokasi terdampak kekeringan dan krisis air bersih.
"Ini merupakan upaya dan komitmen kami untuk membantu sesama dan bersinergi dengan berbagai pihak untuk melayani masyarakat dan bakti pada negeri," ujarnya.
Lebih jauh pihaknya menjelaskan, dalam satu hari pihaknya menggelontorkan sebanyak 15000 liter air bersih menggunakan armada tanki milik PMI diwilayah terdampak kekeringan.
"Kami menjadwalkan untuk distribusi dan penyaluran air bersih dua kali dalam satu minggu selama dua bulan kedepan," lanjut Heni.
Selain itu pihaknya juga menjelaskan, saat ini telah terbentuk tim Apoteker Tanggap Bencana yang siap berkolaborasi dan bersinergi bersama pemerintah dalah hal mitigasi dan penanganan kebencanaan.
"Insyaallah kami siap dengan sumber daya yang ada untuk berkolaborasi membantu masyarakat khususnya di wilayah kabupaten Banjarnegara," pungkasnya.
Sementara itu ditemui terpisah, koordinator distribusi air bersih IAI Banjarnegara Nur Zaenudin mengatakan, hingga saat ini beberapa wilayah telah kami jangkau untuk distribusi akir bersih bersama PMI Banjarnegara.
Baca Juga: TPA Pegongsoran Pemalang Kembali Terbakar, Petugas Siaga Dilokasi Kejadian
"Ada beberapa wilayah seperti di Jalatunda, Kalitengah, Kaliajur, Kaliwungu, Wanadri hingga wilayah di kecamatan Pagentan," ujarnya.
Pihaknya menjelaskan, jadwal distribusi dan lokasi pengiriman air bersih selau terkomunikasi dengan baik bersama BPBD dan PMI Banjarnegara.
"Kami berharap sinergi yang baik ini dapat terus terbangun dalam upaya melayani saudara kita yang membutuhkan bantuan," pungkasnya.**Alw