PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS- Wisata alam masih menjadi favorit tujuan wisatawan untuk menghabiskan masa liburan. Pemandangan alam yang segar, juga suasana yang nyaman membuat pikiran tenang.
Di antara objek wisata alam yang cukup digandrungi adalah air terjun. Karena fenomena air yang terjun dari tebing tinggi jarang dijumpai. Fenomena alam itu melahirkan keindahan yang memanjakan.
Di Kabupaten Banyumas, terdapat banyak air terjun atau curug yang ciamik, seperti di lereng Gunung Slamet Baturraden.
Selain itu, ada lagi air terjun dengan bentuk yang cukup unik di Banyumas, yaitu di Desa Petahunan Kecamatan Pekuncen.
Objek wisata alam ini cukup direkomendasikan. Keindahan curug ini sudah masyhur, terutama di media sosial dengan gambar-gambarnya yang cepat menyebar.
Memasuki kawasan itu, suasana pedesaan sangat terasa. Daerah perbukitan itu punya latar hutan dan persawahan dengan sistem terasering yang indah, seperti pemandangan di Bali.
Udaranya masih segar khas suasana pegunungan, jauh dari paparan polusi. Masih banyaknya pepohonan membuat kawasan itu masih asri.
Pemandangan utama tentunya air terjun dengan airnya yang jernih saat terang. Dari kejauhan, air yang jatuh seperti membelah bukit hijau dengan garis putih.
Gebyuran air dari kejauhan terdengar memanggil siapapun agar segera mendekat. Air terjun ini lain dari biasa. Bukan sekadar pemandangan air yang tumpah dari ketinggian, namun pola jatuhnya yang unik.
Baca Juga: Dua Gadis Beruntung dari Belitung, Terima Beasiswa Penuh Kuliah di Fakultas Kedokteran UMP
Air yang jatuh dari ketinggian itu melewati beberapa undakan yang terbentuk karena fenomena alam. Sehingga terlihat tebing yang dilintasi air itu berundak mirip tangga.
Karenanya warga menyebutnya dengan istilah Curug Nangga, atau dengan kata lain air terjun yang bertangga. Ada tujuh tingkat yang dilalui air terjun itu dengan ketinggian masing-masing beragam.