PURWOKERTO.SUARA.COM - Kekeringan dan krisis air bersih yang melanda wilayah Banjarnegara mengundang berbagai pihak dan kalangan untuk ikut bergerak membantu.
Tak terkecuali Pramuka peduli Kwartir Ranting Bawang yang turun bergerak dan berpartisipasi untuk melakukan distribusi air bersih diwilayah terdampak kekeringan.
Komandan Pramuka peduli Kwarcab Banjarnegara Prihatin Sediono mengatakan, distribusi air bersih rutin dilakukan oleh Pramuka peduli sebagai wujud darma bhakti kepada masyarakat.
"Koordinasi terus kami bangun dan lakukan dengan anggota Pramuka baik ditingkat cabang hingga ranting dan gugus depan untuk satu komando bergerak melakukan operasi bantuan air bersih," ujarnya.
Lebih jauh Prihatin menjelaskan, distribusi air bersih dilakukan bersinergi bersama BPBD dan PMI Banjarnegara ke beberapa wilayah terdampak kekeringan.
"Ini merupakan kali kedua kami melakukan kegiatan distribusi air bersih ke wilayah terdampak kekeringan, khususnya di kecamatan Bawang,” lanjutnya.
Pihaknya berharap, kegiatan distribusi air bersih tersebut dapat memberikan manfaat untuk masyarakat dan memberikan edukasi kepada anggota saka Bhayangkara dan Pramuka peduli akan pentingnya empati dan berkarya dalam kemanusiaan.
Sementara itu pamong saka Bhayangkara Kwarran Bawang Tuhari, mengatakan sebanyak 7 ribu liter air bersih digelontorkan untuk masyarakat dusun patoman desa Wanadri dan dusun parang desa Kebondalem pada Sabtu 7 Oktober 2023.
"Kebetulan wilayah tersebut masuk diwilayah Kwarran Bawang dan ini sekaligus merupakan panggilan jiwa untuk bergerak membantu saudara kita disana," ujarnya.
Baca Juga: STIE Tamansiwa Banjarnegara Buka Kesempatan Jadi Dosen dan Staff, Yuk Intip Syarat dan Ketentuannya
Pihaknya juga membuka kesempatan kepada donatur atau berbagai kalangan yang berkenan membantu distrubusi air bersih dan Pramuka siap menjalankan amanah yang diberikan.
"Kita siap bergerak dengan satu tujuan dan bersinergi dengan berbagai pihak untuk mengurai derita sesama," lanjutnya.
Tuhari berharap peran serta, partisipasi dan dukungan berbagai pihak dalam upaya bersama-sama bersinergi membantu masyarakat yang terdampak kekeringan serta krisis air bersih.
“Bukan seberapa banyak kita berbuat, namun kebulatan niat dan kebersamaan yang terjalin sebagai wujud solidaritas untuk kemanusiaan,” pungkasnya.**alw