PURWOKERTO.SUARA.COM – Ratusan warga diwilayah Kecamatan Purwanegara dan sekitarnya menyerbu bazar beras murah yang digelar oleh relawan Garuda Ganjar Pranowo Banjarnegara.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu 21 Oktober 2023 di desa Parakan tersebut dilakukan sebagai upaya membantu masyarakat bawah yang kesulitan akibat kenaikan harga beras.
Koordinator Relawan Garuda Ganjar Pranowo Banjarnegara Slamet Suprihadi mengatakan, bazar beras murah digelar usai deklarasi relawan Garuda Ganjar Pranowo resmi dilakukan.
“Sebanyak 1 ton beras kemasan 5 kilogram kami jajakan untuk masyarakat dengan harga Rp8 ribu per kilogram,” ujarnya.
Lebih jauh Slamet menjelaskan, harga tersebut jauh dari harga dipasaran saat ini yang mencapai Rp 14 ribu per kilogramnya.
“Kami berharap, kegiatan bazar beras murah tersebut dapat meringankan dan membantu masyarakat dalam menghadapi kenaikan harga beras dipasaran,” lanjutnya.
Pihaknya menjelaskan, seluruh sumber dana dari kegiatan bazar beras murah tersebut berasal dari kantong para relawan Garuda Ganjar Pranowo Banjarnegara.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Relawan Garuda Ganjar Pranowo Banjarnegara Muhamad Tipyan mengatakan, selain kegiatan bazar beras murah, beberapa aksi sosial kedepan akan terus dilakukan.
“Tentunya ini dalam rangka mendukung pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai calon Presiden dan wakil Presiden pada Pemilu 2024 mendatang,” ujarnya.
Baca Juga: Ratusan Siswa SMK Panca Bhakti Banjarnegara Sambangi Kantor KPU
Pihaknya juga menjelaskan, berbagai kegiatan tersebut tentunya sejalan dengan cita-cita Pak Ganjar yang ingin mensejahterakan masyarakat jika terpilih sebagai Presiden pada pemilu 2024 nanti.
Sementara itu, salah Seorang warga setempat Yanti (40) mengaku senang dengan adanya bazar beras murah yang digelar oleh relawan Garuda Ganjar Pranowo Banjarnegara.
“Kegiatan tersebut sangat tepat ditengah mahalnya harga beras di pasaran,” ujarnya.
Yanti mengaku jika selama ini kebanyakan warga sekitar hanya mampu membeli beras eceran 2 atau 3 kilo saja untuk kebutuhan beberapa hari.
“Harga beras di desa kami sudah tinggi sampai Rp 14 ribu per kilo, semoga bazar beras murah ini bisa dilakukan dua minggu sekali,” pungkasnya.**Alw