Ranah - Jelang Liga 1 Indonesia 2022-2023 dimulai, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menggelar turnamen pramusim pada pertengahan Juni 2022.
Keputusan itu merupakan hasil pertemuan PSSI dengan PT LIB sebagai operator pada Selasa (24/5/2022).
"Hari ini saya rapat dengan jajaran LIB untuk membahas beberapa hal. Salah satunya soal turnamen pramusim, Liga 1 dan 2. Sudah ada beberapa hal yang disepakati dan ada pula yang belum. Kami akan terus mematangkan hal ini," kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dilansir dari website PSSI, Rabu (25/4/2022).
Iriawan menambahkan, salah satu hal yang disetujui dalam pertemuan tersebut adalah bahwa turnamen pramusim digelar pada pertengahan Juni hingga pertengahan Juli 2022 dengan dihadiri penonton.
"Namun belum diputuskan berapa persen yang boleh masuk stadion termasuk terkait vaksinasi dan booster," terangnya.
Pihaknya ungkap Iriawan, akan berkoordinasi dengan pemerintah. Dalam hal ini Kemenpora, Kemenkes, BNPB, Satgas Covid-19, dan kepolisian soal berapa persen penonton yang boleh masuk stadion.
"Kita akan ikut apa yang diputuskan oleh pemerintah," tuturnya.
Selain itu, dibicarakan pula kemungkinan bahwa kompetisi itu dilangsungkan di empat stadion di Pulau Jawa, sama seperti turnamen pramusim Piala Menpora 2021.
Ketika itu, Piala Menpora 2021 digelar di Solo, Bandung, Malang dan Sleman, tanpa adanya penonton di arena laga.
Akan tetapi, untuk turnamen pramusim terkini, PSSI dan LIB belum memastikan wilayah mana saja yang akan menjadi penyelenggara.
PSSI menginginkan turnamen pramusim 2022, yang belum bernama, diikuti oleh semua klub Liga 1 Indonesia 2021-2022.
PSSI dan LIB sudah menyampaikan mekanisme dan regulasi kompetisi itu kepada para klub. Namun, semua masih dalam tahap awal.
Sementara itu untuk Liga 1 dan Liga 2, Iriawan mengatakan bahwa musim ini ada tiga klub dari Liga 2 yang promosi ke Liga 1. Kemudian ada tiga klub Liga 1 yang degradasi ke Liga 2.
Menurutnya, Liga 1 dan 2 musim ini akan berjalan seru dan ketat karena sudah diperbolehkan ada penonton.