“Sepertinya dia merasakan apa yang akan terjadi,” ungkap Kaya.
Satu-satunya harapan Kaya adalah baik Gulcin maupun saudara perempuannya tidak merasakan penderitaan apa pun.
“Dan aku hanya mencium kening mereka. Aku membuka (kantong mayat) dan mencium wajahnya. Tidak ada lagi yang wanginya se-enak ini. Tidak ada bau lain yang seindah ini,” kata Kaya.