Ranah.co.id - Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan perdana di Piala Asia U-20 saat melawan Suriah. Hasil 1-0 itu jadikan Indonesia bisa meraih tiga poin, Sabtu (4/3/2023) malam.
Sebelumnya, usai kalah melawan Irak di matchday pertama Grup A Piala Asia U-20 dengan skor 2-0, Indonesia bertenger di dasar klasemen.
Pertandingan kedua Timnas Indonesia di Lokomotiv Stadium, Uzbekistan itu, Timnas Indonesia berhasil merobek gawang Suriah di menit ke-35 babak pertama yang diciptakan Pemain PSS Sleman, Hokky Caraka.
Di awal pertandingan hingga menit ke-10, Timnas Indonesia terus ditekan Suriah. Pertahanan skuat Garuda Indonesia terus-terusan dibongkar Suriah hingga dipaksa untuk terus bertahan.
Meskipun demikian, Huga Samin cs terus berusaha mencari celah untuk counter attack.
Lalu, di menit ke-22, Timnas Indonesia sempat mendapatkan peluang, tapi sayang tendangan Dzaky Asraf melenceng ke pinggir gawang Suriah yang dijaga Maksim Sarraf.
Kemudian, di menit ke-30, Timnas Indonesia mulai memberanikan diri untuk terus menekan skuad Suriah. Pundi-pundi serangan terus dibangun meski belum ada peluang yang berarti.
Pada menit ke-34, Timnas Indonesia akhirnya berhasil menutiup malu atas kekalahan sebelumnya, merobek gawang Suriah dan skor 1-0.
Gol tersebut tercipta berawal dari serangan balik, Hokky Caraka yang mendapat umpan dari Hugo Samir mencetak gol Indah ke gawang Suriah.
Baca Juga: Klasemen Grup A Piala Asia U-20: Indonesia Kokoh di Posisi 3 Setelah Kalahkan Suriah
Unggul 1-0 Timnas Indonesia U-20 bermain lebih lepas. Terlihat, Muhammad Ferarri cs kembali punya ambisi menambah keunggulan.
Namun, hingga turun minum tidak ada gol tambahan tercipta. Timnas Indonesia U-20 sementara unggul 1-0.
Di babak kedua, Timnas Indonesia U-20 dengan berani meladeni permainan cepat Suriah meski ditekan bertubi-tubi.
Empat menit bola bergulir di babak kedua, Suriah nyaris menyeimbangkan papan skor. Beruntung bagi Garuda Nusantara, bola hasil tembakan penyerang lawan masih dimentahkan tiang gawang.
Timnas Indonesia U-20 bermain cukup baik dan disiplin dalam meredam tekanan lawan. Bahkan, selepas menit ke-60 tim asuhan Shin Tae-yong kembali bisa membuat pertahanan Suriah ketar-ketir.
Hingga menit 80 jalannya pertandingan masih sangat sengit. Indonesia yang mulai agresif beberapa kali mencoba melancarkan serangan balik.