Sahur Dulu Baru Mandi Junub, Bolehkah?

M. Reza Sulaiman

Sabtu, 01 Maret 2025 | 03:15 WIB
Sahur Dulu Baru Mandi Junub, Bolehkah?
Ilustrasi Shower - Mandi. (Unsplash)

Suara.com - Sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadhan, penting bagi umat Islam memahami syariat yang telah banyak dijelaskan dalam Al-Quran, Hadits, ataupun Ijtima Ulama. Termasuk dalam hal ini adalah terkait kewajiban membersihkan diri atau mandi junub dari hadats besar agar ibadah puasa Ramadhan sah. Pertanyaannya, mandi junub setelah sahur boleh atau tidak?

Secara bahasa, junub berasal dari kata janabah yang berarti jauh, sementara junub secara istilah merupakan keadaan di mana seseorang setelah mengeluarkan air mani (al-inzal) baik bagi perempuan dan laki-laki, karena mengalami mimpi basah atau setelah berhubungan seksual.

Ketika seseorang sedang mengalami hadats besar ini dan belum mandi wajib, maka ia tidak dapat menjalankan beberapa jenis ibadah. Mulai dari salat wajib dan sunnah, tawaf wajib dan sunah, dan lain sebagainya.

Perintah mandi junub sendiri tertuang dalam beberapa ayat Al-Quran. Salah satunya dalam surat Al-Maidah ayat 6:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu berdiri hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku serta usaplah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai kedua mata kaki. Jika kamu dalam keadaan junub, mandilah. Jika kamu sakit, dalam perjalanan, kembali dari tempat buang air (kakus), atau menyentuh perempuan, lalu tidak memperoleh air, bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menjadikan bagimu sedikit pun kesulitan, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu agar kamu bersyukur,"

Lantas bagaimana hukum mandi wajib dilakukan setelah sahur? Ketahui hukum dan ketentuannya dalam ulasan berikut.

Mandi Junub Setelah Sahur Boleh atau Tidak?

Mengutip dari situs Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), apabila kondisi tidak memungkinkan seperti bangun mepet imsak, air terlalu dingin, kondisi tidak memungkin atau karena alasan lainnya sehingga sebagian orang memilih untuk melakukan mandi junub setelah sahur. Padahal saat itu, ia sudah masuk kewajiban untuk berpuasa.

baca juga

Mengenai perkara itu, diketahui mandi tidak mempengaruhi sah atau tidaknya puasa. Bahkan mandi junub boleh ditunda secara sengaja hingga memasuki waktu fajar. Hal tersebut berdasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah Ra dan Ummu Salamah Ra, yang berbunyi:

“Nabi Muhammad Saw pernah memasuki waktu subuh dalam keadaan junub karena berjima. Setelah masuk waktu subuh tiba, beliau mandi dan berpuasa.” (HR Bukhari dan Muslim).

Mandi junub setelah sahur (freepik)
Mandi junub setelah sahur (freepik)

Syaikh Wahbah Al-Zuhaili dalam kitab Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu juga menjelaskan, "Barangsiapa di waktu subuh masih junub atau perempuan haid yang sudah suci sebelum fajar, kemudian keduanya mandi setelah fajar, maka puasa pada hari itu sudah mencukupi bagi keduanya (sah)."

Salah satu bukti jika hadas besar bukan termasuk dalam syarat sah-nya puasa adalah jika seseorang tidur dan mimpi basah di siang hari ketika bulan Ramadan. Maka puasanya tidak batal meskipun ia tidak langsung mandi saat itu juga. Namun seorang muslim tetap diperintahkan mandi wajib saat hendak melaksanakan sholat.

Adapun yang membatalkan puasanya adalah jika seseorang sengaja melakukan hal-hal yang membuat dirinya berhadas besar ketika saat sedang berpuasa. Seperti sengaja berhubungan suami istri pada siang hari.

Jadi kesimpulannya, mandi junub setelah sahur boleh atau tidak? Tentu boleh, hal ini sebagaimana dijelakan dalam hadits shahih di atas. Akan tetapi, jika tidak ada halangan tertentu, alangkah baiknya seseorang telah melakukan mandi junub sebelum sahur.

Demikian tadi penjelasan terkait mandi junub setelah sahur boleh atau tidak. Sebagai umat Islam, hendaknya kita memperhatikan ketentuan syariat agar ibadah yang kita jalani menjadi sah dan tidak berkurang pahalanya.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1 Ramadan dan Lonjakan Harga Cabai Rawit Merah

1 Ramadan dan Lonjakan Harga Cabai Rawit Merah

News | Jum'at, 28 Februari 2025 | 22:37 WIB

Bacaan Niat Sahur agar Mendapat Keberkahan dari Allah SWT

Bacaan Niat Sahur agar Mendapat Keberkahan dari Allah SWT

Religi | Jum'at, 28 Februari 2025 | 22:11 WIB

Pemerintah Resmi Tetapkan Awal Ramadan 1446 H Sabtu Besok

Pemerintah Resmi Tetapkan Awal Ramadan 1446 H Sabtu Besok

Foto | Jum'at, 28 Februari 2025 | 22:28 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×