Keputusan hapus tato wajah Syahnaz Sadiqah rupanya bukan cara utama yang membuat hati Lady Nayoan luluh. Pasalnya hal itu sudah memang seharusnya dilakukan oleh Rendy Kjaernett.
Meski Rendy Kjaernett mengaku dengan upayanya menghapus tato menjadi kesempatannya agar bisa rujuk Lady Nayoan, namun belum juga membuat hati istrinya mau memaafkan.
Dikatakan kuasa hukum Lady Nayoan, Ezra Simanjuntak, keputusan menghapus tato adalah hal yang sudah seharunya dilakukan Rendy Kjaernett sehingga bukan dari syarat rujuk.
“Nggak, itu nggak termasuk syarat rujuk. Kan itu hal lazim dan wajar yang harus dilakukan Pak Rendy. Nggak mungkin kan kalau tatonya tetap ada,” ucap Ezra Simanjuntak, dikutip dari kapanlagi.com, Selasa (25/7/2023).
Lady Nayoan juga ingin lebih dulu melihat adanya keseriusan dan upaya dari Rendy. Dengan ini ibu tiga anak ini nanti akan memutuskan untuk rumah tangganya kedepan masih bersama atau cerai.
“Kami masih menunggu resume dari kuasa hukum Pak Rendy terkait apa saja. Nanti kami lihat dulu, kan iyu terkait syarat mediasi, jadi nanti kami lihat dulu apa yang mau dijanjikan dan diperbuat oleh Pak Rendy, baru setelah itu kami pikirkan,” katanya.
Lanjut Ezra, tak Cuma Rendy Kjaernett yang berusaha, Lady Nayoan juga kini masih melakukan konseling pernikahan dengan pendeta.
“Bu Lady sekarang juga masih konseling dengan pendeta untuk menguatkan doa lebih dalam lagi tentang pernikahan dan anak,” tambah Ezra.
Meski begitu, Lady Nayoan tetap ada keinginan untuk pisah ranjang. Namun untuk saat ini masih menunggu adanya pernyataan yang diberikan Rendy.
Baca Juga: Kylian Mbappe Mau Dibeli Rp 5 Triliun oleh Al Hilal, Dia Akan Jadi Pemain Termahal di Dunia
“Pinginnya sih langsung deadlock saja, tapi nanti kami lihat dulu. Pak Rendy resume-nya masuk akal apa nggak,” pungkas Ezra.