Hujan Lebat Terjadi di Musim Kemarau, Bagaimana Penjelasan dari BMKG?

Selebtek | Suara.com

Senin, 18 Juli 2022 | 08:26 WIB
Hujan Lebat Terjadi di Musim Kemarau, Bagaimana Penjelasan dari BMKG?
suara.com

Selebtek.suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan curah hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah Indonesia. 

Guyuran hujan itu diprediksi masih akan turun dalam sepekan ke depan meski saat ini memasuki musim kemarau.

Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto menjelaskan hujan deras masih turun karena disebabkan masih aktifnya beberapa fenomena dinamika atmosfer skala global-regional yang signifikan. 

Menurut dia, diantaranya fenomena La Nina yang pada Juli ini diidentifikasi masih cukup aktif dengan kategori lemah.

"Kondisi tersebut masih turut berpengaruh terhadap penyediaan uap air secara umum di atmosfer Indonesia," kata Guswanto, dikutip pada Senin, 18 Juli 2022.

Guswanto menjelaskan selain La Nina, fenomena Dipole Mode di wilayah Samudra Hindia saat ini juga menunjukkan indeks yang cukup berpengaruh. Hal ini memicu peningkatan curah hujan terutama di wilayah Indonesia bagian barat.

Lebih lanjut, dia menyampaikan, dalam skala regional, terdapat beberapa fenomena gelombang atmosfer yang aktif meningkatkan aktivitas konvektif dan pembentukan awan hujan, yaitu Madden Jullian Oscillation (MJO). Selain itu, gelombang Kelvin, dan gelombang Rossby yang terjadi pada periode yang sama.

Kemudian, ada juga pola belokan angin dan daerah pertemuan serta perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di sekitar Sumatera bagian selatan dan di Jawa bagian barat. 

Kondisi itu meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di wilayah tersebut yang didukung dengan anomali suhu muka laut positif. Sehingga dapat meningkatkan potensi uap air di atmosfer.

Menurut Guswanto, meskipun sekarang sebagian besar wilayah Indonesia memasuki musim kemarau

Namun karena fenomena-fenomena atmosfer tersebut memicu terjadinya dinamika cuaca. Faktor itu yang berdampak masih turunnya hujan di sebagian besar wilayah Indonesia.

Berikut prediksi potensi Hujan untuk periode sepekan kedepan (16 - 23 Juli 2022) :

SEDANG-LEBAT masih dapat terjadi di beberapa wilayah sebagai berikut :

1. Jawa Barat

2. Jawa Tengah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penjelasan BMKG soal Hujan Turun di Musim Kemarau

Penjelasan BMKG soal Hujan Turun di Musim Kemarau

| Senin, 18 Juli 2022 | 07:03 WIB

Prakiraan Cuaca Kaltim 18 Juli 2022, Cerah Berawan Dominan Terjadi di Malam Hari

Prakiraan Cuaca Kaltim 18 Juli 2022, Cerah Berawan Dominan Terjadi di Malam Hari

Kaltim | Senin, 18 Juli 2022 | 06:50 WIB

Hujan Berpotensi Turun 18 Daerah di Jabar

Hujan Berpotensi Turun 18 Daerah di Jabar

| Senin, 18 Juli 2022 | 06:40 WIB

Terkini

Tragedi Bus Restu di Tol Jomo: Satu Nyawa Melayang dalam "Tarian Maut" Akibat Pecah Ban

Tragedi Bus Restu di Tol Jomo: Satu Nyawa Melayang dalam "Tarian Maut" Akibat Pecah Ban

Jatim | Jum'at, 03 April 2026 | 08:44 WIB

Trend Alert: Kulot Kembali Jadi Andalan, Ini Cara Styling-nya Biar Tetap Modern

Trend Alert: Kulot Kembali Jadi Andalan, Ini Cara Styling-nya Biar Tetap Modern

Lifestyle | Jum'at, 03 April 2026 | 08:41 WIB

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:41 WIB

7 HP dengan Update OS Terlama, Awet Dipakai hingga 6 Tahun

7 HP dengan Update OS Terlama, Awet Dipakai hingga 6 Tahun

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 08:41 WIB

Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!

Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:37 WIB

7 Fakta Pemuda Grobogan Tewas di Sungai Irigasi, Sempat Minta Tolong Sebelum Tenggelam

7 Fakta Pemuda Grobogan Tewas di Sungai Irigasi, Sempat Minta Tolong Sebelum Tenggelam

Jawa Tengah | Jum'at, 03 April 2026 | 08:37 WIB

Cara Mencetak Kartu ATM BRI Setelah Daftar Online via BRImo

Cara Mencetak Kartu ATM BRI Setelah Daftar Online via BRImo

Bri | Jum'at, 03 April 2026 | 08:35 WIB

Baru Tersentuh 10 Persen, Pesantren Penerima MBG Bakal Diperbanyak

Baru Tersentuh 10 Persen, Pesantren Penerima MBG Bakal Diperbanyak

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:34 WIB

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:31 WIB

21 Bangunan di Bitung Rusak Usai Gempa 7,6 M, Rumah Warga hingga Kantor Pemerintah

21 Bangunan di Bitung Rusak Usai Gempa 7,6 M, Rumah Warga hingga Kantor Pemerintah

Sulsel | Jum'at, 03 April 2026 | 08:30 WIB