"Akhirnya sudah ngelewatin fase itu, nangis-nangisan terpuruk. Habis itu aku sadar, kayak 'apa gunanya sih aku mengakhiri hidupku karena judgment dari orang lain yang enggak benar. Karena yang tahu diri kita tuh kita'," imbuh Prilly Latuconsina.(*)
Sumber: Suara.com