Sepak Terjang Para Pemuda Revolusioner di Balik Proklamasi RI 1945

Selebtek

Selasa, 16 Agustus 2022 | 14:54 WIB
Sepak Terjang Para Pemuda Revolusioner di Balik Proklamasi RI 1945
Sayuti Melik (Dokumentasi Perpustakaan Nasional)

Selebtek.suara.com - Sejumlah pemudar revolusioner memiliki andil besar dalam mewujudkan kemerdekaan Republik Indonesia (RI) lewat momentum Proklamasi RI 1945.

Para pemuda revolusioner itu dengan berani dan penuh strategi bergerak untuk mewujudkan momentum Proklamasi RI 1945.

Berikut sederet pemuda revolusioner di balik momentum Proklamasi RI 1945.

1. Sukarni Kartodiwirjo

Pemuda revolusioner ini berada dekat dan terlibat langsung dalam perdebatan yang frontal dan jujur dengan dwitunggal Soekarno–Hatta menjelang 17 Agustus 1945. Namun usulan tersebut dimentahkan oleh Soekarno.

Belakangan Soekarni bersama sejumlah pemuda lain, malah merancang aksi Rengasdengklok, di mana ia menculik Soekarno-Hatta untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dan lepas dari penjajahan Jepang.

Jelang pembacaan teks Proklamasi, Soekarni memberi usulan kepada Soekarno dan Hatta, agar teks proklamasi ditandatangani oleh mereka berdua.

2. Wikana 

Wikana merupakan salah satu  pemuda revolusioner yang turut mendesak Soekarno-Hatta untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

baca juga

Berkat Wikana, yang memiliki koneksi dengan Angkatan Laut Jepang (Kaigun), proses penyusunan proklamasi bisa dilakukan di rumah Laksamana Maeda di Menteng dan terjamin keamanannya, begitu Soekarno-Hatta kembali ke Jakarta.

Selama penyusunan teks proklamasi berlangsung, Wikana mempersiapkan hal lain yang berkaitan dengan pelaksanaan proklamasi.

Wikana juga mengatur segala macam keperluan pembacaan proklamasi di rumah Bung Karno di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56.

Pada 17 Agustus 1945, saat upacara kemerdekaan dilaksanakan. Wikana berperan penting dalam peristiwa ini. 

Dirinya secara diam-diam membujuk para tentara Jepang untuk tidak mengganggu prosesi upacara proklamasi kemerdekaan Indonesia.

3. Sayuti Melik 

Pemuda bernyali revolusioner ini bertugas mengetik teks proklamasi Dia dengan berani mengedit beberapa redaksi isi teks proklamasi ang sebelumnya ditulis oleh Soekarno.

Sayuti bukan gegabah, dia merubah teks tersebut dikarenakan background-nya yang pernah menjadi seorang guru. 

Ia mengatakan, perihal ejaan Bahasa Indonesia ia lebih mengetahui daripada Bung Karno. Hal ini ia lakukan karena ada beberapa ejaan dan kata yang dinilai tidak tepat.

Sayuti Melik menuliskan ulang teks proklamasi yang semula berupa kata “tempoh” menjadi tempo; kalimat “wakil-wakil bangsa Indonesia” diganti “Atas nama Bangsa Indonesia” dengan menambahkan nama “Soekarno-Hatta”.

Perbaikan diksi atau kalimat pada teks proklamasi tidak berhenti disitu saja, Sayuti Melik juga merubah kata “Djakarta, 17-8-05” menjadi “Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05”. Angka tahun 05 mengacu pada singkatan dari 2605 tahun showa Jepang yang sama dengan tahun 1945.

4. Latief Hendraningrat 

Pemuda bernyali revolusioner ini memiliki nama lengkap Raden Mas Abdul Latief Hendraningrat yang merupakan seorang prajurit PETA berpangkat Shodanco atau komandan kompi.

Dengan latar belakang dan kemampuan militer yang dimilikinya, Latief Hendraningrat  bertugas mengamankan halaman depan rumah Soekarno yang digunakan sebagai lokasi proklamasi kemerdekaan. 

Saat teks proklamasi dibacakan oleh Bung Karno, Latief bertindak bersama Suhud Sastro Kusumo. bertugas sebagai pengibar bendera Sang Saka Merah Putih. 

Usai mengerek bendera Sang Saka Merah Putih untuk pertama kali. Latief menempatkan beberapa prajurit PETA pilihannya untuk berjaga-jaga di sekitar area kediaman Soekarno tersebut.

5. Mendur Bersaudara

Deretan pemuda revolusioner lain di balik peristiwa Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945 adalah adalah Frans Soemarto Mendur dan Alex Impurung Mendur. 

Kakak-beradik Mendur itu merupakan wartawan yang berjasa dalam mengabadikan peristiwa bersejarah bangsa Indonesia, yaitu Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

Sayangnya hasil foto Hasil foto Alex Mendur, tidak terselamatkan karena film dan kamera  telah dirampas oleh tentara Jepang. 

Untungnya Frans berhasil menjepret tiga foto yaitu, saat Soekarno membacakan teks proklamasi, pengibaran bendera merah putih oleh anggota Pembela Tanah Air (PETA) Latief Hendradiningrat, dan suasana upacara pengibaran bendera Merah Putih.

Frans bahkan sempat menyembunyikan negatif film hasil jepretannya di kebun kantornya.

Proses mencetak hasil foto tersebut juga harus dilakukan secara diam-diam. Mereka perlu menyelinap saat malam hari, memanjat pohon, dan melompati pagar di samping kantor Domei demi mencetak foto di sebuah lab film.

Kalau sampai tertangkap, hukuman yang menunggu mereka adalah dijebloskan ke penjara atau hukuman mati.

6.  Waidan B Palenewen dan F Wuz

Dua pemuda revolusioner ini berperan besar dalam menyebarkan  Proklamasi kemerdekaan RI kei segala penjuru dunia. 

Waidan B Palenewen merupakan kepala Bagian Radio Kantor Berita Domei (nama pada zaman pendudukan Jepang, saat ini Kantor Berita Antara) di Jakarta. 

Sedangkan F Wuz adalah seorang markonis atau operator radio di Radio Kantor Berita Domei. 

Pada tanggal 17 Agustus 1945 datanglah seorang wartawan bernama Syachruddin ke ruangan Waidan dan menyerahkan secarik kertas bertuliskan Proklamasi. 

Tanpa pikir panjang Waidan menghampiri F Wuz yang sedang menyiarkan berita untuk menyetop dan mendahulukan berita Proklamasi. 

Waidan meminta F Wuz untuk menyiarkan tiga kali berturut-turut. Namun, ketika akan mengulang siaran yang ketiga, masuklah tiga orang Jepang yang menyentuh tangan F Wuz. 

Tanpa takut Waidan menyuruh F Wuz untuk meneruskan dengan nada tinggi. Melihat hal tersebut tiga orang Jepang itu kemudian pergi. Akibat jasa mereka, berita Proklamasi bisa diteruskan ke luar negeri.

Demikian sederet aksi pemuda revolusioner dibalik momentum Proklamasi RI 1945.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Tiga Tokoh Nasional dari Tatar Sunda Jelang Perayaan Hari Jadi Jawa Barat ke-77

Mengenal Tiga Tokoh Nasional dari Tatar Sunda Jelang Perayaan Hari Jadi Jawa Barat ke-77

Purwasuka | Selasa, 16 Agustus 2022 | 13:17 WIB

Banyak Pemilih PKS Cenderung pada Anies Baswedan Jadi Calon Presiden

Banyak Pemilih PKS Cenderung pada Anies Baswedan Jadi Calon Presiden

Jabar | Selasa, 21 Juni 2022 | 05:00 WIB

Minim Studi Tokoh di Indonesia, Jimly Asshiddiqie: Harus Dikembangkan

Minim Studi Tokoh di Indonesia, Jimly Asshiddiqie: Harus Dikembangkan

Jogja | Kamis, 02 Juni 2022 | 18:43 WIB

Terkini

Aksi Heroik Marinir Lampung Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara 74 Meter

Aksi Heroik Marinir Lampung Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara 74 Meter

Lampung | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:05 WIB

25 Promo Makanan dan Minuman 17 Agustus, Ada Paket Menarik Rp17 Ribuan

25 Promo Makanan dan Minuman 17 Agustus, Ada Paket Menarik Rp17 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor

Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI

Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan

Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Mobil Terlaris JanuariJuli 2026: BYD dan Jaecoo Mengudara, Merek Jepang Kian Waspada

Mobil Terlaris JanuariJuli 2026: BYD dan Jaecoo Mengudara, Merek Jepang Kian Waspada

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:58 WIB

Pramuka Masa Kini, Masih Relevankah Morse ketika Semua Ada di Google?

Pramuka Masa Kini, Masih Relevankah Morse ketika Semua Ada di Google?

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:55 WIB

Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!

Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Update Gempa Flores, NTT: 1 Korban Meninggal Dunia di Pelabuhan Laurentius Say Maumere

Update Gempa Flores, NTT: 1 Korban Meninggal Dunia di Pelabuhan Laurentius Say Maumere

Video | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:51 WIB

Gubernur NTT: Saya Terima Laporan Korban Gempa Bumi 5 Orang Meninggal

Gubernur NTT: Saya Terima Laporan Korban Gempa Bumi 5 Orang Meninggal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:51 WIB

×