Selebtek.suara.com - Teddy Pardiyana merasa kecewa setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penggelapan uang. Ia dipolisikan oleh Rizky Febian setelah menjual mobil Toyota Kijang Inova yang menjadi sengketa.
Wati Tresnawati yang mewakili Teddy Pardiyana mengatakan penjualan mobil tersebut sebenarnya digunakan untuk membayar hutang almarhum Lina Jubaedah. Sebab semasa hidupnya Lina menunggak ratusan juta rupiah.
"Almarhumah mempunyai utang kurang lebih Rp115 juta," kata Wati Tresnawati di kanal YouTube Indosiar, Kamis (8/9/2022).
Teddy menjual mobil tersebut dengan harga Rp120 juta. Namun kliennya tak menyangka jika niat untuk membantu membayarkan hutang itu dipermasalahkan putra sulung Lina Jubaedah.
"Kok dia yang istilah awalnya berniat baik, melunasi utang almarhumah, malah dianggap memiliki iktikad buruk," ujar Wati Tresnawati.
Lagipula kata Wati, apalah arti uang tersebut bagi Rizky Febian. "Ya atuh sekelas Rizky, uang kecil istilahnya gitu kan," imbuhnya.
Wati berharap, masalah ini bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan.
Sebelumnya, Teddy Pardiyana telah ditetapkan sebagai tersangka sejak Senin (22/8/2022). Ayah tiri Putri Delina itu pun sudah menjalani BAP di Polda Jawa Barat.
Penetapan tersangka itu atas laporan Rizky Febian pada Maret 2021. Ia mempertanyakan soal uang Rp5 miliar, kos-kosan dan mobil seharga Rp120 juta.
Sumber: Suara.com