Bjorka dan Aksi Hacktivisme yang Bikin Geger Dunia

Selebtek

Selasa, 13 September 2022 | 13:49 WIB
Bjorka dan Aksi Hacktivisme yang Bikin Geger Dunia
Banyak warganet yang menyebut aksi Bjorka sama dengan aksi gerakan hacktivisme. (suara.com)

Selebtek.suara.com - Begitu banyak warganet yang menyebut aksi Bjorka sama dengan aksi gerakan hacktivisme seperti yang dilakukan WikiLeaks dan Anonymous.

Hacktivisme sendiri bisa didefinisikan sebagai serangan cyber yang dilakukan oleh hacker individu atau grup hacker dengan misi tertentu.

Misi yang dilakukan biasanya berhubungan dengan misi kemanusiaan, ideologi, isu politik, hak asasi manusia, kebebasan berekspresi dan berbagai misi lainnya.

Dalam buku berjudul Hacktivism and Cyberwar: Rebels with A Cause? karya Tim Jordan dan Paul Taylor, terminologi hacktivism muncul berbarengan dengan perkembangan teknologi dan kehadiran profesi baru: hacker.

“Hacktivism adalah bentuk aktivisme yang menggunakan teknologi komputer untuk menunjukkan pesan politik. Simbol dalam ranah elektronik menjadi penanda tersendiri dalam demokrasi ruang siber,” tulis buku itu.

Hacktivisme  bisa dibilang pertama kali muncul  di era 80-an   Ketika terjadi peristiwa sekelompok aktivis di Australia menolak serangan nuklir yang menghebohkan

Para aktivis tersebut membuat gerakan bernama Worms Against Nuclear Killer (WANK) dan menyerang jaringan National Aeronautics and Space Administration dan Departemen Energi AS untuk protes peluncuran wahana yang membawa radioaktif jenis plutonium

Aksi hacktivisme  kembali menggema pada 1996, saat sejumlah hacker  melakukan serangan cyber terhadap situs resmi Departemen Kehakiman Amerika Serikat United alias States Department of Justice. 

Mereka mengganti tampilan dengan tulisan: “Department of Injustice” dan mengimbuhinya dengan gambar porno demi mencuri atensi sekaligus mengejek aturan Communication Decency Act, kebijakan baru pemerintah AS saat itu untuk mengatur konten porno di internet

baca juga

Nah Tim Selebtek  merangkum sejumlah   gerakan  hacktivsme yang membuat para petinggi politik, perusahaan besar, pejabat sampai badan intelejen menjadi ketar-ketir. Berikut ulasannya

1. Cult of the Dead Cow

Grup hacktivsme ini didirikan pada tahun 1984 yang fokus terhadap politik, hak asasi manusia dan arus informasi yang bebas. 

Pada era 1990-an, kelompok tersebut fokus memerangi pelanggaran hak asasi manusia di China. Di masa inilah  ini, seorang anggota grup yang bernama Omega menciptakan istilah hacktivism ketika berkomunikasi dengan hacktivist China melalui email grup.

CDc  pada tahun 1999.membentuk  kelompok Hacktivismo yang berfokus pada pembuatan teknologi anti-sensor dan menentang keras penonaktifan situs web kartena hal tersebut bertentangan dengan prinsip kebebasan berbicara secara online.

Hacktivismo juga menerbitkan kode etik untuk pembangkangan sipil secara online, berjudul "Deklarasi Hacktivismo", di mana dikatakan akan menantang penyensoran internet yang disponsori negara. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Arti Nama Bjorka, Hacker yang 'Serang' Indonesia: Ternyata Berasal dari Swedia

Arti Nama Bjorka, Hacker yang 'Serang' Indonesia: Ternyata Berasal dari Swedia

Deli | Selasa, 13 September 2022 | 13:40 WIB

Fadli Zon Sebut Negara Telah Dipermalukan Gegara Ulah Hacker Bjorka

Fadli Zon Sebut Negara Telah Dipermalukan Gegara Ulah Hacker Bjorka

Video | Selasa, 13 September 2022 | 12:30 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Meragukan Hacker Bjorka

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Meragukan Hacker Bjorka

Sumedang | Selasa, 13 September 2022 | 13:29 WIB

Terkini

Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Resmi Ditahan Polda Metro

Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Resmi Ditahan Polda Metro

Foto | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:00 WIB

Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!

Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58 WIB

Herve Renard: Saya Bukan Penyihir

Herve Renard: Saya Bukan Penyihir

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:46 WIB

Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle

Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:38 WIB

Weston McKennie Terkesima dengan Suporter usai Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Weston McKennie Terkesima dengan Suporter usai Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:32 WIB

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB

Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Tenor hingga 40 Tahun Siap Dijalankan

Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Tenor hingga 40 Tahun Siap Dijalankan

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:22 WIB

Australia Kalah dari Amerika Serikat, Tony Popivic: Kami Terlihat Lesu, Kaki Terasa Berat

Australia Kalah dari Amerika Serikat, Tony Popivic: Kami Terlihat Lesu, Kaki Terasa Berat

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026

Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:13 WIB