Selebtek.suara.com - Kita mungkin berpikir bahwa stres hanyalah bagian tak terhindarkan dari pekerjaan dan kehidupan di zaman modern, tetapi stres dapat berbahaya jika tidak dikelola dengan benar.
Meskipun stres adalah hal biasa dan bisa terjadi pada siapa saja, tetap saja tidak boleh diabaikan. Menjadi stres adalah cara tubuh kita memberi tahu kita: bahwa jika kita tidak segera berhenti, maka kita akan kehabisan tenaga. Ini adalah tanda peringatan yang tidak boleh diabaikan.
Jika Anda stres tentang hal-hal kecil seperti pekerjaan rumah Anda maka sebaiknya jangan terlalu memikirkannya. Ini adalah hal-hal yang, dalam skala yang lebih besar, tidak akan membunuh Anda.
Pertama, penting untuk dipahami bahwa stres adalah respons alami tubuh kita terhadap ancaman.
"Ini sering disebut 'melawan, melarikan diri, atau membekukan'," kata Dr. Sherry Benton, psikolog, pendiri dan Chief Science Officer dari layanan terapi online TAO Connect. "Dalam keadaan normal, kita kembali ke fungsi normal setelah tindakan singkat. Namun, ketika stres terus-menerus dan berlangsung dalam jangka waktu yang lama, segala macam hal buruk bisa terjadi."
Apa sebenarnya yang dimaksud dengan "hal-hal buruk" ini?
Pertama, adrenalin dan kortisol (hormon stres) dapat meningkatkan detak jantung Anda — tetapi stres jangka panjang bisa sangat berbahaya karena kadar kortisol yang tinggi dan berkelanjutan dapat menyebabkan masalah berikut:
Maag
Insomnia
Baca Juga: Remaja Cirebon Bantah Tudingan Sebagai Sosok Dibalik Akun Bjorka: Saya Gak Bisa Nge-Hack
Penyakit jantung
Sistem kekebalan tubuh melemah
Diabetes
Tekanan darah tinggi
Masalah perut/pencernaan
Infertilitas
Disfungsi ereksi
Kehilangan libido
Perubahan menstruasi
Kecemasan
Depresi
Menurut Dr. Benton, semakin lama gejala stres tidak terkendali, semakin buruk konsekuensinya bagi kesehatan Anda.
Stres kronis yang berlangsung bahkan seminggu atau lebih dapat mengakibatkan kecemasan, insomnia, dan masalah pencernaan.
Jika terus berlanjut untuk jangka waktu yang lebih lama, masalah kesehatan mental dan fisik yang lebih serius, seperti depresi dan penyakit jantung, dapat berkembang. "Mengelola stres sangat penting untuk kesehatan jangka panjang," katanya.
Cara Terbaik untuk Mengelola Stres
1. Meditasi pikiran
Dr. Benton mengatakan bahwa para peneliti menemukan metode ini sangat efektif dalam mengurangi gejala stres. Sedikitnya beberapa menit per hari telah terbukti membuat orang merasa lebih berenergi dan segar.
2. Latihan
Latihan aerobik, khususnya, telah terbukti menjadi pengurang stres yang hebat. Jika Anda belum pernah berolahraga, mulailah dari yang kecil dengan berjalan kaki 10 atau 20 menit, tetapi cobalah untuk keluar sebanyak mungkin. "Ada beberapa penelitian yang menemukan bahwa berolahraga di luar dan di alam lebih efektif untuk kesehatan mental dan fungsi kognitif daripada berolahraga di gym," kata Dr. Benton.
3. Bersenang-senanglah
Sangat penting untuk tertawa, mengalami hal-hal baru, dan menemukan waktu untuk menghabiskan waktu bersama orang-orang yang Anda cintai. Semua hal ini memiliki kemampuan untuk merangsang otak dan sistem saraf Anda dan melawan respons atau tanda-tanda stres pada Anda.
Sumber: www.yourtango.com (What Happens To Your Body When You Ignore Stress For Too Long by Pop Sugar). ***