"Apparently, and Banyuwangi, keturunannya Ken Dedes, that's what I heard," tegas Sophia.
.
Dilansir dari laman Britannica.com, kaum Gipsi memilih gaya hidup nomaden dengan alasan untuk mencari nafkah dan penghidupan untuk keluarga mereka.
Beberapa sejarawan mengatakan kaum gypsy memiliki kebiasaan mereka berpindah-pindah juga mengurangi pencemaran budaya. Gaya hidup nomaden ini menghasilkan berbagai keterampila seperti kerajinan logam, jual beli, beternak, dan seni hiburan.
Mereka menawarkan jasa-jasa keterampilan untuk bertahan hidup dan melanjutkan perjalanan. Sebagian dari mereka ada yang menetap karena alasan kesehatan dan pendidikan anak-anak, tetapi kebanyakan memilih hidup nomaden.
3. Harga Rumah Nggak Masuk Akal
Alasan lain mengapa Sophia Latjuba lebih memilih rumah kontrakan ketimbang membeli rumah juga pernah diutarakannya saat tampil di podcast Luna Maya dan Marianne Rumantir, beberapa waktu lalu.
Sophia Latjuba menganggap harga rumah di Jakarta yang ditawarkan bisa sama dengan harga hunian di Beverly Hills, kawasan elit di Los Angeles, California, Amerika Serikat.
“I think Jakarta is overpriced property. It’s not worth it the price (Saya pikir Jakarta adalah properti yang terlalu mahal. Itu tidak sepadan dengan harganya). Kok sama harganya bisa sama di Beverly Hills,” kata Sophia Latjuba.
Hm, kalau kamu sendiri lebih nyaman hidup dan tinggal di hunian tetap atau rumah kontrakan seperti Sophia Latjuba?
Baca Juga: Jadi Artis Terkenal Puluhan Tahun, Sophia Latjuba Ternyata Hingga Kini Tak Punya Rumah