Selebtek.suara.com - Publik dikagetkan dengan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan Ferry Irawan terhadap istrinya, Venna Melinda.
Artis sekaligus mantan anggota DPR itu dianiaya saat menginap bersama sang suami di salah satu hotel di Kediri Jawa Timur pada Minggu (8/1/2023).
Venna Melinda sendiri telah melaporkan sang suami ke Polda Jawa Timur, dan kasusnya kini sedang didalami oleh tim penyidik.
Sebelum kasus KDRT terhadap Venna Melinda, Ferry Irawan juga pernah dilaporkan atas kasus yang sama oleh mantan istri pertamanya, Novi Shintawati pada tahun 2009 silam.
Mantan istri Ferry Irawan yang lain, Anggia Novita juga menyebut Ferry kerap melakukan tindakan kekerasan.
Sebenarnya, apa yang mendorong seseorang melakukan tindakan KDRT?
Melansir halodoc, berikut penyebab KDRT yang umum terjadi dalam rumah tangga.
1. Iri atau Cemburu
Rasa iri atau cemburu bisa berasal dari berbagai faktor, bukan hanya kedekatan pasangan dengan orang lain.
Baca Juga: Patuhi Instruksi Megawati, Kader Partai Harus Turun dan Bantu Rakyat, Ganjar: Siap Laksanakan
Contohnya kecemburuan terhadap situasi keuangan seseorang, pekerjaan yang sukses, pendidikan seseorang, keluarga seseorang, dan banyak lainnya.
Masalah yang tampaknya kecil dapat diperbesar oleh pasangan yang berniat jahat dan digunakan sebagai alasan untuk menyerang pasangan mereka.
![Ilustrasi KDRT [pexels/anete lusina]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2023/01/08/1-pexels-anete-lusina-5723261.jpg)
2. Kekuasaan yang Tidak Adil Antara Suami dan Istri
Aspek budaya dan standar di masyarakat tentang otoritas suami sebagai kepala rumah tangga, menganggap bahwa suami lebih berkuasa daripada wanita sering menimbulkan kesalahpahaman.
Sudut pandang ini dibentuk oleh persepsi lelaki tentang wanita sebagai pelayan suami atau properti sehingga apa pun yang diinginkan suami harus diikuti.
Padahal, hubungan yang sehat adalah ketika kedua suami dan istri saling membahagiakan satu sama lain. Jadi, pastikan untuk menciptakan komitmen yang dapat disetujui oleh kedua pihak secara adil sebelum memutuskan untuk berumah tangga.