Selebtek.suara.com - Beyoncé mencetak sejarah di ajang Grammy Awards tahunan ke-65, yang digelar di Los Angeles pada Minggu (5/2/2023) waktu setempat.
Hingga berita ini ditulis, Beyonce telah memenangkan empat penghargaan, yaitu best dance/electronic recording untuk “Break My Soul,” best traditional R&B performance untuk “Plastic Off the Sofa,” best R&B song untuk “Cuff It” dan best dance/electronic album untuk Renaissance.
Dengan total 32 piala sepanjang kariernya, Beyonce resmi menjadi musisi dengan piala Grammy terbanyak sepanjang sejarah.
Beyonce dinominasikan untuk tiga penghargaan lagi tahun ini untuk kategori album, rekaman, dan lagu tahun ini.
Untuk kategori penampilan R&B terbaik, Beyonce dikalahkan oleh Muni Long dengan "Hrs and Hrs". Ia juga dikalahkan oleh Lin-Manuel Miranda saat "We Don't Talk About Bruno" memenangkan best song written for visual media atas "Be Alive" milik Beyonce.
![Beyonce [Instagarm/@beyonce]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2023/02/06/1-1960099416.jpg)
Melansir Billboard, Beyonce telah membuat rekor di Grammy selama bertahun-tahun. Pada 2010, ia menjadi artis wanita pertama yang memenangkan enam Grammy dalam satu malam. Pada tahun 2020, ia menjadi wanita dengan kemenangan Grammy terbanyak (28), melampaui Alison Krauss.
Beyoncé memenangkan dua Grammy pertamanya dengan Destiny's Child pada tahun 2001 untuk "Say My Name". Mereka meraih best R&B song dan best R&B performance by a duo or group with vocal.
Beyoncé telah menerima 88 nominasi, termasuk sembilan tahun ini dan menjadi nominator terbanyak.
Pencapaian itu mengungguli almarhum konduktor klasik Sir Georg Solti yang meraih 31 piala Grammy sepanjang tahun 1963 dan 1998.(*)
Baca Juga: Selesai ASEAN Tourism Forum 2023, Ini Pesan Menparekraf kepada Dunia