Selebtek.suara.com - Ustadz Adi Hidayat (UAH) tiba-tiba menjadi viral karena disebut-sebut diblokir Google.
Beberapa akun miliknya dikabarkan diblokir setelah ia memberikan bantuan sebesar Rp14 miliar untuk Palestina.
Namun, Ustadz Adi Hidayat merespons dengan tenang atas pemblokiran dirinya.
"Saya mendapatkan info bahwa aplikasi kita sudah diremove oleh google," ujarnya dalam video yang diunggah oleh akun Twitter @@m1n4_95 dikutip Selebtek.suara.com, Senin (24/7/2023)
Ia menyatakan bahwa ia tidak masalah jika semua akunnya terhapus, asalkan ia bisa terus menyampaikan ajaran Al-Quran dan nilai-nilai kebenaran.
Baginya, ini adalah resiko dari perjuangan yang ia jalani, dan ia tidak akan berhenti untuk menyampaikan kebenaran.
Ustadz Adi Hidayat mengatakan bahwa tidak ada yang bisa menghentikannya dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan.
Walaupun akun-akunnya dihapus, ia tetap akan berjuang demi Allah.
Ia berterima kasih kepada Google yang telah menghapus beberapa akunnya, karena menurutnya suatu saat mereka akan mengerti betapa pentingnya menyuarakan kebaikan.
Baca Juga: Setia dan Sayang Istri, Ini Bukti Duta Sheila on 7 Suami Idaman, Netizen: Baru Nyadar Feed-nya
Ia juga mengajak semua kalangan untuk tetap mendukung nilai-nilai kebenaran dan menjaga adab dalam belajar.
Baginya, kehilangan subscriber atau akun bukan masalah besar, karena yang terpenting adalah berjuang demi Allah.
Ustadz Adi Hidayat juga berharap bahwa anak bangsa Indonesia memiliki kemampuan teknologi yang hebat sehingga bisa menyaingi apa yang telah dibuat oleh pihak lain.
Ia mengajak semua orang untuk berjuang dan hadirkan tampilan dahsyat dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan.
Sebelumnya, akun Ustadz Adi Hidayat memang diblokir oleh Google setelah ia memberikan bantuan Rp14 miliar untuk Palestina.
Namun, hal ini tidak membuatnya gentar dan tetap semangat dalam berdakwah.