Selebtek.suara.com - Solois Tri Bagus Aji atau yang beken dengan nama panggung TB Aji tak mau cepat puas dengan pencapaiannya. Usai sukses dengan single sebelumnya berjudul "Simpan Hati “ TB Aji kembali merilis single terbarunya dengan titel "Jangan Datang Lagi".
Singel anyar ini tercatat sebagai lagu ketiga TB Aji dan merupakan lagu yang diciptakan Badai (eks Kerispatih).
Lagu yang diproduksi di bawah naungan Dumeca Records pada 2023 ini disebut mendapat respon positif dari para pendengar. Diklaim, jumlah trafficnya di berbagai platform musik digital cukup tinggi.
Dan tepat pada 30 Juli 2023, musik video dari lagu “Jangan Datang Lagi” resmi ditayangkan di Youtube Channel Dumeca Records.
Video musik tersebut secara singkat dan tegas menggambarkan tentang adegan pengkhianatan cinta.
Kisah seorang sahabat yang jatuh hati dengan pasangan TB Aji ini menjelaskan sebuah makna besar bahwa pengkhiantan bisa terjadi meski melalui sebuah perkenalan dari orang yang mencintai dengan tulus. Video musik diperankan oleh TB Aji sendiri.
"Sulit untuk memercayai seseorang ketika satu-satunya orang yang benar-benar anda percaya adalah orang yang kemudian benar-benar mengkhianati anda," tulis TB Aji dalam keterangan resminya, Sabtu (29/7/2023).
Uniknya, lagu tersebut sebenarnya sudah rampung proses rekamannya sekira hampir 1 tahun lalu.
"Pertama kali dengar demonya entah mengapa langsung klop banget, langsung kecantol nih sama melodi yang menurut Aji lagu ini menegaskan sebuah karya yang berbeda dari seorang Badai ex Kerispatih," ungkap TB Aji.
Baca Juga: Kuingin Kau Ada, Abelle Ungkap Kerinduan Saudara Kembar yang Telah Tiada
Terlebih, kata Aji, liriknya cukup easy listening, kekinian dan musiknya yang sangat mendalam usai digarap oleh Jeffrey Stefanus.
Lebih lanjut Aji mengungkapkan, bahwa dirinya bisa feel free dalam membawakan suatu karya, menyanyikannya dengan sepenuh hati agar yang mendengarkan bisa merasa senang dan bernyanyi bersama.
“Menurut Badai, lagu ini memang nampaknya cocok sekali dengan karakteristik dari warna vocal Aji," tuturnya.
Sedang untuk proses dari mulai workshop sampai rekaman digarap dan diproduseri oleh “JEDI (Jeffrey Stefanus & Dinno Taruprajoko)”. Butuh waktu kurang lebih 1 bulan lagu ini selesai digarap dan sudah termasuk aransemen sampai selesai.