Selebtek.suara.com - Nama Ian Kasela mendadak menjadi topik perbincangan yang cukup santer di telinga wagranet lantaran diduga menyalahgunakan Hak Cipta atas salah satu lagu yang dibawakan oleh band yang digawanginya.
Band Rradja telah berkiprah di blantika musik indonesia pada tahun 2000an bahkan sempat menjadi band dengan penjualan album terbanyak dan mendapat anugerah Double Platinum kala itu.
Lagu-lagunya yang slow pop dengan mudah diterima di semua kalangan masyarakat baik lokal bahkan sampai ke manca negara.
Tak terkecuali lagu yang berjudul "Cinderella" dimana lagu tersebut sudah menjadi hits band Radja sejak tahun 2004.
Namun belakangan menjadi sengketa pasca sang pencipta lagu yang diketahui bernama Ipai melayangkan somasi soal hak cipta atas lagunya itu yang diclaim sebagai milik Ian Kasela.
Ipai yang diwakilkan kuasa hukumnya menggugat lewat somasi kepada Ian Kasela dengan tuntutan senilai 20 Milyar lantaran lagu tersebut didaftarkan di lembaga royalty bukan dengan nama dirinya melainkan nama Ian Kasela.
"Saat band radja manggung di acara pesta Indosiar membawakan lagu Cinderella hanya saja yang tertulis di layar penciptanya adalah ian dan ipai, karena dilakukan terus menerus ipai berfikir ini bukanlah suatu hal yang benar, lebih jauh lagi ketika lagu ini didaftarkan di lembaga kolektif untuk royaltinya juga penciptanya hanya ian sendiri", Ujar Minola Sebayang selaku kuasa hukum Ipai di Youtube Warta Kota Production pada Jumat (28/7/2023).
Kuasa Hukum Ipai menilai bahwa ini hanya sebuah teguran dan menginginkan perjumpaan dengan pihak Ian Kasela guna mendapatkan solusinya yang terbaik bagi kliennya.
"Jadi mungkin minggu depan Ian akan bertemu dengan kami untuk membahas bagaimana solusinya karena surat somasi ini bertujuan untuk menegur untuk mendapatkan solusi seperti yang diharapkan oleh Ipai selaku klien kami", Pungkasnya.
Baca Juga: Meledak! 35 Lagu Konser Dewa 19 Hipnotis Puluhan Ribu Penonton di Stadion Manahan
Ipai selaku pencipta lagu Cinderella berharap selama proses hukum sedang berlangsung menghimbau semua pihak untuk tidak membawakan lagunya untuk sementara waktu.(*)