Selebtek.suara.com – Betapa murkanya ayah kandung saat tau Michelle Ashley dijadikan sebagai wanita pemuas lelaki selama 2 tahun.
Tak main-main ayah kandung Michelle Ashley sampai harus memanggil bala bantuan karena merasa tak terima anaknya diperkosa.
Kejadian ini terjadi saat Michelle Ashley menginjak usia 12 tahun dan ia diharuskan untuk tinggal bersama ayah sambungnya dan Pinkan Mambo sejak tahun 2013.
Tak terbayangkan sebelumnya anak perempuan yang mana menjadikan ayahnya cinta pertama tapi justru mendapatkan perlakuan yang tak pantas dari ayah tirinya.
"Sebenarnya aku ini enggan untuk berbicara karena menurutku informasinya emang agak terlalu berlebihan. Intinya, ada kejadian di dalam keluarga aku begitu, di mana aku sekarang menjadi korban dari suami kedua ibuku," ucap Michelle Ashley.
Michelle Ashley mengalami insiden pelecehan ini sejak tahun 2018-2021 dan awal terjadi ketika ia baru saja selesai mandi dan mendapati ayah tiri berada di kamarnya.
"Aku waktu itu baru saja mandi, keluar dari kamar mandi, dan mengenakan handuk. Karena emang lemari pakaianku berada di kamar ibuku, jadi setelah mandi, aku langsung pergi ke kamar ibu. Aku pikir hanya akan berdua dengan kakakku dan adik-adikku," ungkap Michelle dilansir dari YouTube Nadia Alaydrus pada Minggu (30/07/2023).
"Ternyata suami ibuku itu berada di sana, dan itulah saat kejadian terjadi. Ketika pertama kali itu terjadi dan aku benar-benar shock,” lanjutnya.
Bukan cuman merasa dinodai ternyata ada perbuatan yang sangat kelewatan dilakukan oleh ayah tirinya sehingga ia mencoba untuk speak up.
Baca Juga: Waketum Golkar Bantah Isu Munaslub untuk Melengserkan Airlangga Hartarto
"Kenapa aku mulai bisa speak up? Karena pas Januari 2021, ada kejadian yang sudah kelewatan banget. Dan dari situ aku sudah enggak sanggup, keep sendiri, atau melanjutkan kehidupan di rumah tapi enggak aman sama sekali," katanya.
Menahan derita selama belasan tahun, Michelle Ashley menyebut tak ada satu pun yang membantunya sampai akhirnya ia meminta bantuan dari ayah kandungnya.
"Kayak misal nih dari dalam orang-orang di rumah juga enggak ada yang bisa membantu aku, dan aku itu sudah enggak sanggup lagi. Dan aku memutuskan untuk telepon papaku untuk bisa jemput ke Jakarta. Dia dari Bali jemput aku," jelasnya.
"Aku langsung dijemput jam 12 malam, posisinya keluar dari rumah sembunyi-sembunyi dan enggak ada yang tahu. Dan semuanya aku tunggu pas mereka sudah tidur. Aku keluar dari rumah dijemput papa. Di situ dia mulai bertindak untuk segera melaporkan polisi, karena menurut aku kasusnya lumayan besar sampai bisa dilaporkan,”beber Michelle.(*)