Selebtek.suara.com - Pada malam Jumat, tradisi umum di kalangan umat Muslim adalah membaca Surah Yasin.
Namun banyak pula yang menyebut ini bagian dari bid'ah karena dalil yang diketahui ialah perintah membaca Surah Al-Kahfi di malam Jum'at.
Untuk menjawab kebingungan, Ustadz Khalid Basalamah, dalam ceramahnya, memberikan penjelasan mendalam mengenai membaca Surah Yasin atau Al-Kahfi.
"Jika Anda sedang membaca Al-Qur'an dan Surah Yasin terlintas atau Anda memang berniat membacanya saat itu, itu tidak masalah," kata Ustadz Khalid Basalamah dikutip Selebtek.suara.com, Selasa (15/8/2023).
Namun, menurut penjelasan Ustadz Khalid Basalamah, tidak ada dalil khusus yang mendukung tradisi membaca Surah Yasin secara khusus di malam Jumat.
Ia menekankan bahwa penentuan ibadah pada waktu tertentu memerlukan dasar hukum (dalil).
"Al-Kahfi memiliki perintah untuk dibaca di hari Jumat. Namun, tidak ada perintah khusus untuk membaca Surah Yasin pada waktu tersebut," tegas Ustadz bernama lengkap Khalid Zeed Abdullah Basalamah.
Khalid Basalamah menekankan bahwa meskipun tidak ada larangan untuk membaca Surah Yasin di malam Jumat, namun penting untuk mengingatkan bahwa hal ini tidak memiliki dasar yang kuat dalam ajaran agama.
"Jika Anda ingin membaca Surah Yasin, silakan. Tetapi mengaitkannya dengan waktu tertentu atau tempat memerlukan dasar hukum," jelasnya.
Baca Juga: Mudah! 7 Tips Diet Ala Jennie BLACKPINK untuk Dapatkan Tubuh Ideal Tanpa Tersiksa, Patut Dicoba
Ustadz yang kerap dipanggil KHB ini menggarisbawahi bahwa tujuan penjelasannya bukanlah mengkritik Surah Yasin itu sendiri, melainkan adalah tentang pengkhususan waktu.
"Saya hanya ingin mengajak kita kembali ke ajaran murni Nabi Muhammad," ujarnya.
Ustadz Khalid Basalamah mendorong umat Muslim untuk mengikuti teladan Nabi Muhammad SAW.
"Jika kita memilih Surah Yasin daripada membaca Al-Kahfi, mungkin kita melewatkan yang lebih utama," tambahnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa membaca Surah Yasin di malam Jumat bukanlah suatu kesalahan.
Jika setiap Muslim ingin membacanya, ia diberikan kebebasan untuk melakukannya.