Selebtek.suara.com - Ahmad Dhani secara blak-blakan mengaku hampir mati gara-gara dibunuh oleh pembunuh bayaran pada tahun 2003 silam.
Hal itu terjadi karena pentolan Dewa 19 ini ingin membantu manajernya yang dipukuli orang di sebuah klub.
Peristiwa kelam itu diungkap Ahmad Dhani saat menjadi bintang tamu di podcast Deddy Corbuzier tahun 2020 lalu.
"Waktu tahun 2003 nih ya, manajer gue pernah dipukulin sama orang. Di situ gue enggak bisa enggak take a side karena manajer gue ini badannya kecil, kok dipukulin sama orang yang badannya gede," beber Ahmad Dhani, dikutip pada Selasa (29/8/2023).
"Gara-gara itu akhirnya gue terlibat sama masalah sama manajer gue," lanjutnya.
Mantan suami Maia Estianty ini mengaku dirinya merupakan tipe orang yang tidak bisa lari dari masalah. Karena itu, ia tak bisa membiarkan manajernya dipukuli orang di depan matanya sendiri.
"Kalau lo enggak mau cari masalah harusnya, 'Ya udah biarin aja' gitu kan," ujar Ahmad Dhani.
Dhani pun memutuskan untuk membantu sang manajer dan melaporkan kejadian itu pada pihak kepolisian hingga membuat pelaku akhirnya ditahan.
Namun, nahasnya aksi Ahmad Dhani tersebut justru berujung petaka bagi dirinya sendiri. Pelaku pemukulan ternyata merupakan anak buah orang yang cukup berpengaruh.
Baca Juga: Emak-emak Nekat Lempar Sandal ke Jokowi: Kasihan Rakyat Minta Keadilan Sampai Seperti Itu
Karena itu, Ahmad Dhani pun menjadi sasaran pembunuhan dari bos si pelaku.
"Gue laporin ke polisi sampai akhirnya dia masuk penjara. Dan ternyata dia tangan kanannya salah satu 'bos' lah," kata Ahmad Dhani.
"Gara-gara dia masuk penjara, dia hire orang di luar untuk bener-bener literally membunuh gue loh," sambungnya.
Meski demikian, peristiwa itu membawa hikmah lain bagi suami Mulan Jameela ini. Ahmad Dhani menyebut pembunuh bayaran yang diperintahkan untuk menembak dirinya justru sekarang menjadi anak buahnya.
"Bayangin aja hanya gara-gara gue belain manajer gue ini, yang mau nembak gue jadi anak buah gue lah sekarang," ucap Ahmad Dhani.
"Gara-gara itulah gue kenal Hercules," tandasnya.(*)