Selebtek.suara.com - Ada sebuah kabar yang beredar jika Dian Sastro bakal jadi calon ketua tim pemenangan nasional Anies-Muhaimin (AMIN). Hal ini mencuat setelah nama aktris papan atas itu disebut-sebut dalam rapat tim pemenangan AMIN.
Dalam sebuah podcast, Ketua DPP PKB Ahmad Iman Sukri nama pemain Ada Apa Dengan Cinta itu muncul begitu saja dalam rapat.
Namun, ia menjelaskan jika nama yang disebutkan di dalam rapat hanyalah untuk list, siapa yang cocok menjadi ketua tim pemenangan AMIN. PIhaknya pun belum mengonfirmasi apakah nama-nama yang disebut mau.
"Belum sih (komunikasi) tapi dalam rapat sudah muncul namanya. Rapat gabungan," terangnya seperti dilansir dari Suara.com, Sabtu (30/9/2023).
Hal yang sama juga terjadi saat Cak Imin menyebut nama Najwa Shihab dan berbuah penolakan. Selain Najwa Shihab, nama mantan Ketua PBNU Said Aqil Sirodj juga menjadi pilihan. "Kiai Said Aqil Sirodj dalam rapat itu ada yang mengusulkan," lanjutnya.
Sementara untuk nama Dian Sastro diusulkan oleh salah satu partai. "Kemudian ada yang mengusulkan, Sastro..eh, Dian Sastro. Sempat ada yang mengusulkan dari pihak Nasdem atau PKB gitu dalam rapat," tutur Iman.
Selain itu, nama lainnya seperti mantan Kapolri Badrodin Haiti juga muncul. Namun, usulan tersebut masih dalam tahap pengembangan dan akan dilanjutkan dengan berkomunikasi ke beberapa calon yang diusulkan.
"Ada yang mengusulkan mantan kapolri, Badrodin Haiti apa ya. Ada yang mengusulkan purnawirawan tentara, jadi banyak sekali usulannya. Cuman kita lagi godok, mungkin kita akan komunikasi dengan mereka semua," ucapnya.
Sebelum penjelasan dari Iman Sukri, Dian Sastro enggan menjadi Ketua Timses Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Hal itu diungkapkan manajernya, Wisnu Darmawan.
"Dian Sastro sama sekali tak tertarik terjun ke ranah politik," kata Wisnu seperti dikutip pada Sabtu (30/9/2023).
Baca Juga: Pelatih PSS Sleman Marian Mihail Takjub dengan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kenapa?
Ia juga menjelaskan kalau Dian Sastro akan menjaga netralitas di pemilihan politik. Meskipun nanti ia dipastikan akan ikut mencoblos.
"Hak pilih itu adalah hak pribadi Dian Sastro. Publik tak mempunyai hak untuk mengetahuinya," ucapnya. (*)