Selebtek.suara.com - Bakal Calon Presiden (Bacapres) Anies Baswedan terang-terangan menyinggung pemerintahan Presiden Joko Widodo terkait Proyek Strategis Nasional (PSN).
Menurut Anies, PSN menjadi titipan pihak-pihak tertentu sehingga mengorbankan masyarakat.
Hal ini disampaikan Anies saat Rakornas Partai Masyumi yang disiarkan kanal YouTube MasyumiTV Sabtu (30/2023).
"Rujukannya Rencana Jangka Panjang, turunannya Rencana Jangka Menengah, dan turunannya kemudian PSN. Merujuk ke sana. Tapi kalau itu tak dilakukan dengan baik, PSN itu kemudian jadi titipan kanan kiri yang masuk tanpa kita ketahui bagaimana proses itu disusun," ungkap Anies.
PSN, kata Anies, seharusnya disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sehingga turut dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Terkait hal itu, dirinya berjanji bakal membenahinya kelak jika terpilih menjadi Presiden.
"Dan ketika titipan kanan-kiri, konsekuensinya dirasakan oleh masyarakat. Ini kita kembali perlu luruskan, sehingga apa yang menjadi kebijakan-kebijakan itu mencerminkan tujuan awal. Insyallah ini bagian perbaikan metode yang akan dikerjakan lebih baik, maka manfaat kehidupan bernegara kita bisa dirasakan masyarakat Indonesia," ujar Anies.
Pernyataan Anies soal banyak titipan di PSN mendapat komentar dari Bacawapres Ganjar Pranowo. Secara tegas Ganjar kemudian menantang Anies untuk membuktikan tudingan tersebut dengan data, tidak asal sebut.
"Yang titip siapa? Kanan-kiri itu siapa? Disebut saja datanya secara terbuka, yang titip siapa? pakai data," kata Ganjar di Surabaya, Minggu (1/10/2023).
Ganjar yang juga mantan Gubernur Jawa Tengah ini berharap sindiran Anies soal PSN jadi titipan kanan-kiri itu dibuka secara luas ke publik agar tak hanya jadi sekadar dugaan.
Baca Juga: Ahmad Dhani Kesal Once Sapa Jokowi Lebih Dulu: Dia Kan Bukan Member Dewa 19
"Kalau pakai data tidak akan membuat orang punya interpretasi lain. Kasih aja datanya, dibuka telanjang, itu bagus. Buka saja, dugaan saya tidak (ada) yang bisa mengungkap data itu. Buka saja jangan spekulasi," tegas Ganjar ke Anies.
Senada dengan Ganjar, Jokowi pun menantang Anies untuk menunjuk langsung siapa pihak yang menitip dan proyek mana yang dimaksud Anies.
"Ya ditunjuk saja proyek mana, yang nitip siapa," ucap Jokowi di sela-sela acara Istana Berbatik, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (1/10/2023). [*]