Selebtek.suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung kembali berulah. Setelah sebelumnya terang-terangan menghina Presiden Jokowi, kini ia menilai sikap Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Pernyataan ini disampaikan Rocky usai Jokowi dan Gibran sama-sama menghadiri Rakernas VI Relawan Pro Jokowi (Projo).
Meski Jokowi dalam berpidato tidak mengucapkan dukungannya terhadap bacapres tertentu, namun Projo seusai acara mendeklarasikan Prabowo Subianto untuk didukung di Pilpres 2024.
Gibran juga dikaitkan akan menjadi cawapres mendampingi Prabowo bila Mahkamah Konstitusi (MK) menyetujui batas minimum usia capres/cawapres.
Terkait hal itu, Rocky berasumsi bahwa publik punya pandangan agar Megawati memecat Jokowi dan Gibran dari PDIP.
"Kira-kira batas kesabaran Megawati akan diuji hari-hari ini."
"Tapi saya kira, dalam pikiran publik, sebaiknya ini yang terjadi tuh. Harusnya Mega langsung secara deklarasi pecat Gibran dan pecat Jokowi. Kan itu yang ditungggu publik kan," kata Rocky, dikutip dari YouTube Rocky Gerung Official.
Berdasarkan sejumlah survei, Gibran punya peluang besar untuk maju Pilpres 2024 sebagai cawapres Prabowo usai diusulkan relawan. Namun, hal itu terganjal Undang-Undang No 7 tahun 2017 pasal 169 huruf q, yang mensyaratkan usia capres maupun cawapres harus 40 tahun ke atas.
Aturan tersebut tengah diuji materi di Mahkamah Konstitusi (MK), dan para hakim akan mengumumkan keputusannya pada Senin (16/10/2023). [*]