SUARA SEMARANG - Beberapa waktu lalu viral sebuah video yang diduga Ojol melakukan pencabulan dengan mencium customernya hingga berteriak histeris.
Video yang dinarasikan pencabulan Ojol yang terjadi di Semarang tersebut kemudian menjadi viral di beberapa media sosial.
Banyak netizen yang langsung geram dan marah pada video Ojol yang diduga melakukan pencabulan pada seorang pelanggan perempuan.
Ternyata sang perekam tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam video yang menjadi viral tersebut.
Polres Semarang kemudian mendatangi rumah sang perekam dan pembuat narasi video pencabulan yang dilakukan Ojol itu.
Dalam kunjungan tim dari Resmob Polres Semarang, perekam video mengaku tidak tahu apa yang terjadi.
Dia hanya mengarang cerita meskipun tidak tahu kebenaran dan kronologinya.
Rupanya driver Ojol dan wanita yang ada di dalam video viral tersebut adalah sepasang pasutri.
"Klarifikasi permintaan maaf terkait Video yang sudah tersebar luas tentang Pencabulan yang di lakukan oleh driver ojol di Ungaran kab. Semarang," tulis caption instagram @resmob_ressemarang, Minggu (29/5/2022).
Klarifikasi dilakukan oleh tiga orang yang semuanya adalah perempuan.
Mereka adalah orang yang merekam video, melakukan repost dan pemilik akun TikTok.
"Kami minta maaf atas video yang tersebar dan bikin resah warga. Yang ada di dalam video bukan driver Ojol dan customer, melainkan pasutri," kata Azizah dan rekannya selaku perekam dan pemilik akun TikTok yang menyebarkan video tersebut.
Sebelumnya beredar sebuah utas pengalaman warganet melihat kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan driver ojek online kepada pelanggan perempuannya.
Dalam utas tersebut dinarasikan terduga korban tak sempat diselamatkan lantaran tidak ada yang mencoba menolong meski ia sudah berteriak meminta tolong.
lebih lanjut, dalam utas tersebut dinarasikan driver Ojol membuka jaketnya hingga berusaha mencium wajah perempuan yang terus berteriak meminta tolong tersebut.