SUARA SEMARANG - Bank Indonesia Jawa Tengah menargetkan pengguna QRIS di Jateng sebanyak 2.163.000 di tahun 2022.
Hingga Mei 2022, menurut data dari Bank Indonesia terdapat 1.072.666 pengguna QRIS di Jateng.
Untuk mendorong para pengguna menggunakan QRIS, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng mengadakan sejumlah kegiatan yang melibatkan para merchant hingga pengguna.
Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah dengan mengadakan fun run dalam agenda Angkringan Digital sekaligus perayaan ulang tahun Bank Indonesia yang ke-69.
Kegiatan lari yang melibatkan 1.500 peserta dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng ke Klenteng Sam Poo Kong tersebut digelar pada Minggu (3/7/2022) pagi.
Hal ini dilakukan sebagai kampanye penggunaan QRIS ke anak muda dan masyarakat pada umumnya.
"Hari ini kami juga meresmikan Pasar Siap QRIS sebanyak 15 pasar di Jawa Tengah," ungkap Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Tengah, Rahmat Dwi Saputra.
Diharapkan 15 Pasar Siap QRIS ini nantinya dapat melakukan transaksi menggunakan QRIS secara penuh.
"Harapannya nanti setiap beli beras, bawang dan kebutuhan lainnya menggunakan QRIS saja. Banyak kemudahan sebenarnya dengan menggunakan pembayaran nontunai seperti ini," tambahnya.
Selain Pasar Siap QRIS, Bank Indonesia Jateng juga mendorong perbankan juga ikut mengkampanyekan QRIS untuk transaksi.
Disebutkan, di aplikasi mBanking sebenarnya sudah terdapat QRIS, tinggal masing-masing bank ikut mendorong penggunaannya.
Sementara itu, Sekda Jateng, Sumarno mendukung adanya kampanye penggunaan QRIS.
Bagi pemerintah, penggunaan QRIS bisa menekan kebocoran dalam pembayaran.
"Seperti contoh ketika membeli tiket. Tiket yang sudah diperiksa di gerbang kadang dilempar lagi ke belakang untuk digunakan orang lain. Kalau pakai QRIS tidak akan bisa begitu," beber Sumarno.
Sementara bagi UMKM, lanjut Sumarno, QRIS bisa menghindarkan mereka dari risiko menerima uang palsu.
QRIS juga dinilai lebih aman jika dibandingkan dengan penggunaan uang tunai.
"Kalau memang seumpama HP kena copet, uang di dalam tidak akan hilang karena masih ada password yang melindungi data," pungkasnya.
Dalam kegiatan Angkringan Digital dalam rangka kampanye QRIS, Bank Indonesia Jateng menghadirkan bintang tamu Soegibornean hingga Hivi.