SUARA SEMARANG - Berikut ini penjelasan medis mengenai ketindihan yang kadang terjadi pada seseorang.
Ketindihan sering dikaitkan dengan hal gaib, padahal ada penjelasan secara medis mengenai kejadian ini.
Selama ketindihan, biasanya seseorang merasa sadar namun tidak bisa bergerak secara leluasa beberapa menit sesaat setelah terbangun dari tidurnya.
Hal ini membuat orang berpikir bahwa dirinya yang ketindihan tersebut karena adanya gangguan gaib.
Dikutip dari Alodokter, ketindihan sendiri disebut dengan istilah sleep paralysis. Ada beberapa faktor yang bisa jadi penyebab ketindihan, seperti masalah tidur (insomnia), gangguan cemas, dan gangguan stres pascatrauma (PTSD).
Ketindihan atau sleep paralysis ini juga bisa didukung oleh beberapa faktor, di antaranya:
Faktor usia
Faktor keturunan
Kurang tidur atau pola tidur tidak teratur
Baca Juga: Tukar Kode Redeem FF Max 18 Juli 2022
Kram kaki pada malam hari
Penyalahgunaan obat-obatan
Dalam dunia medis, kondisi ketindihan bisa diatasi dengan beberapa langkah berikut:
Usahakan untuk memiliki waktu tidur yang cukup, yaitu sekitar 6–8 jam setiap malamnya
Lingkungan tidur sebaiknya didesain senyaman mungkin
Hentikan penggunaan gadget minimal 1 jam sebelum tidur