SUARA SEMARANG - Pelatih Shin Tae-yong mengungkapkan Timnas Indonesia U-19 memiliki beberapa kelemahan.
Setelah mengetahui kelemahan tersebut, Shin Tae-yong juga langsung menawarkan solusi untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19.
Hal ini dilakukan Shin Tae-yong agar Timnas Indonesia bisa lebih berprestasi pada Piala Dunia U-20 mendatang.
Adapun beberapa kelemahan yang dicatat Shin Tae-yong dalam Timnas Indonesia U-19 antara lain di posisi stopper, bek kiri dan kanan, pengatur serangan (untuk melapis Marselino Ferdinan), dan gelandang bertahan.
Selain itu, ada beberapa pemain yang bagus, seperti Arkhan Fikri yang mampu menjalankan tugas dengan bagus namun akan sulit bersaing dengan pemain dunia karena postur.
"Skill bagus, tetapi tingginya kurang. Saat tampil di Piala Dunia U-20, kita akan menghadapi tim dengan postur yang tinggi-tinggi dan kekar," ungkap Shin Tae-yong dikutip dari laman PSSI, Selasa (26/7/2022).
Solusi yang ditawarkan Shin Tae-yong adalah dengan melakukan naturalisasi dan memilih pemain yang siap untuk bertanding di Piala Dunia U-20.
"Khusus untuk tim U-19 membutuhkan pemain baru termasuk program naturalisasi. Ini harus dilakukan karena persaingan di Piala Dunia U-20 akan berjalan keras, ketat, dan berat sehingga dibutuhkan pemain yang benar-benar siap dari sisi apapun," kata pelatih asal Korea Selatan itu.
STY juga menyoroti pemain yang kurang percaya diri ketika menghadapi tim -tim yang lebih kuat.
Hal itu harus diperbaiki karena saat Piala Dunia U-20, Indonesia akan menghadapi tim-tim kuat dari Eropa, Amerika Latin, maupun Asia.
Mendengar penjelasan Shin Tae-yong, Manager Tim U-19 Endri Erawan setuju untuk menambah pemain baru termasuk melakukan naturalisasi khsusunya dari Belanda.
"Kenapa dari Belanda karena di negara itu banyak pemain keturunan Indonesia di sana. Jadi ke depan kalau mau melakukan pemusatan latihan lebih baik di Belanda. Selain bisa melihat calon pemain naturalisasi di sana, klub-klub di Belanda juga sangat kuat, sehingga ketika uji coba sangat bermanfaat," kata Endri.