RE:harvest Korea Selatan mengincar pasar daur ulang makanan Vietnam dan Indonesia

Semarang

Kamis, 15 September 2022 | 12:57 WIB
RE:harvest Korea Selatan mengincar pasar daur ulang makanan Vietnam dan Indonesia
REharvest Barley Saved-Grain (Instagram @reharvest_official)

SUARA SEMARANG - RE:harvest Co., sebuah perusahaan startup Korea Selatan yang tumbuh dengan cepat berspesialisasi dalam bidang daur makanan, sedang berusaha untuk membuat lompatan yang serius ke pasar luar negeri melalui kemitraan di Vietnam, Indonesia dan Jepang, kata Alexander Min CEO RE:harvest dilansir dari Yonhap News Agency (15/9/2022).

RE:harvest adalah startup daur ulang makanan pertama Korea Selatan yang mengambil sisa produk dalam pembuatan bir dan sikhye, minuman beras manis tradisional Korea, dan menggunakannya setelah pembersihan menyeluruh dan dehidrasi untuk menghasilkan RE:nergy tepung alternatif. Biasanya sisa produk dibuang sebagai limbah oleh pabrik bir.

RE:nergy dibuat setelah periode eksperimen selama kurang lebih setahun dari eksperimen terus-menerus meliputi pembersihan, dehidrasi, pengeringan dan penggilingan bir dan produk sampingan sikhye.

Dari sisi nutrisi, CEO RE:harvest mengatakan RE:nergy menawarkan protein dua kali lebih banyak dan serat makanan 21 kali lebih banyak dibandingkan dengan tepung putih biasa.

Perusahaan startup RE:harvest yang didirikan pada 14 Agustus 2019 itu berencana untuk meluncurkan pabrik yang jauh lebih besar di Hwaseong, 40 kilometer selatan Seoul, bulan depan dengan kapasitas produksi 120 ton per bulan. Pabrik baru itu adalah yang terbesar di Asia, menurut Alexander Min.
 
Saat ini RE:harvest memproduksi 5 ton RE:nergy setiap bulannya di pabrik rintisan.

Dalam rangka menembus pasar daur ulang makanan asing, RE:harvest telah menandatangani nota kesepakatan terpisah dengan perusahaan bir Bia Hai Phong Vietnam dan PT Multi Bintang Indonesia Tbk di Indonesia untuk membangun pabrik RE:nergy di dalam fasilitas produksi masing-masing perusahaan.

RE:harvest berencana untuk memproduksi RE:nergy sebagai tepung alternatif dan produk makanan daur ulang lainnya di pabrik "shop-in-shop". Selanjutnya, perusahaan startup itu akan menggunakan jaringan distribusi lokal mereka untuk menjualnya di Vietnam dan Indonesia, seperti yang diterangkan Alexander Min.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ke Jeju, Megawati Soekarnoputri Beraksi Finger Heart: Saranghaeyo

Ke Jeju, Megawati Soekarnoputri Beraksi Finger Heart: Saranghaeyo

News | Rabu, 14 September 2022 | 15:17 WIB

Sapa Penggemar Indonesia, Ji Chang Wook Siap Gelar Fanmeeting di Jakarta

Sapa Penggemar Indonesia, Ji Chang Wook Siap Gelar Fanmeeting di Jakarta

Indotnesia | Rabu, 14 September 2022 | 15:07 WIB

Kasus Covid-19 di Korea Selatan Melonjak Menjadi Lebih dari 90.000 Usai Liburan Chuseok

Kasus Covid-19 di Korea Selatan Melonjak Menjadi Lebih dari 90.000 Usai Liburan Chuseok

Semarang | Rabu, 14 September 2022 | 11:58 WIB

Terkini

Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara

Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:58 WIB

Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris

Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:57 WIB

KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen

KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:56 WIB

Pensiun Aparat Diulur, Loker Sipil Berumur

Pensiun Aparat Diulur, Loker Sipil Berumur

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:56 WIB

Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur

Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:51 WIB

K-Beauty Makin Melokal, Hadirkan Shade Khusus untuk Kulit Perempuan Indonesia

K-Beauty Makin Melokal, Hadirkan Shade Khusus untuk Kulit Perempuan Indonesia

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:50 WIB

Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA

Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:50 WIB

Safari Politik DPR untuk Revisi UU Pemilu Bergulir, Putusan MK dan Ambang Batas Disorot

Safari Politik DPR untuk Revisi UU Pemilu Bergulir, Putusan MK dan Ambang Batas Disorot

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:46 WIB

Masyarakat Diajak Pilih Logo Resmi HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Masyarakat Diajak Pilih Logo Resmi HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Foto | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:45 WIB

Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku

Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku

Jabar | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:45 WIB