SUARA SEMARANG - Sungguh dahsyat efek diterima Keisya Levronka akibat kritik dan komentar tentang nada suara fals dirinya saat live. Merasa trauma Keisya akhirnya konsultasi dengan Psikolog.
Keisya Levronka mengaku sejak dia mendapatkan kritik dan komentar pedas, cukup mempengaruhi kejiwaan dan kepribadian turut terganggu.
Jasa pendampingan psikolog ditempuh Keisya Levronka untuk memulihkan trauma yang dia rasakan.
Keisya Levronka mengaku sejak dia mendapatkan kritik dan komentar pedas, ia jadi takut bertemu dengan banyak orang.
Bahkan dia menjadi takut dengan keramaian. Tidak percaya diri seolah semua orang ingin menghakimi dirinya. Sebab suara nada fals yang banyak dikritik.
"Aku enggak ngerti, saat diluar, aku gameter, saat ketemu orang banyak," terangnya, di YouTube Curhat Bang Denny Sumargo, Minggu (18/9/2022).
Menurutnya, hal ini bukan lah seperti dirinya yang sebelumnya, adalah orang yang suka bergaul dan gampang berteman dengan siapa saja.
"Aku seperti orang berbeda, aku jadi takut ketemu orang. Aku juga nunduk saat ketemu orang, dipikiran aku itu 'dia enggak bisa nyanyi'," katanya.
Keisya mengatakan ini adalah hal pertama dia mendatangi psikolog. Ia ingin menggali kenapa dirinya berubah sejak kejadian itu.
"Aku pertama ke psikolog, enggak hal yang salahkan kan, ini ada apa aja, aku jatuhnya trauma," katanya.
Dari konsultasi dengan psikolog itu, Keisya Levronka perlahan memahami apa yang sedang dia alami.
"Ketika ketemu orang banyak, aku yang selalu baca komentar mereka, asumsi mereka, Jadinya kebawa ke alam bawah sadar, itu kata psikolog," katanya.
Kata psikolog, Keisya ternyata hanya butuh ketenangan dalam bernyanyi. Sebab, saat menyanyi di studio atau dihadapan sedikit orang nada dia sesuai yang diharapkan.
"Terus aku dikasih tips nya, tiap gimana nenananginnnya," katanya.
Meski begitu, Keisya Levronka juga memahami dan menyadari jika suara nada fals memang salah dia.