Malam-Malam Iwan Bule Ngotot Bentuk Tim Investigasi PSSI untuk Tragedi Kanjuruhan yang Tewaskan 127 Suporter, Klub Langsung Kena Getahnya

Semarang

Minggu, 02 Oktober 2022 | 08:46 WIB
Malam-Malam Iwan Bule Ngotot Bentuk Tim Investigasi PSSI untuk Tragedi Kanjuruhan yang Tewaskan 127 Suporter, Klub Langsung Kena Getahnya
Ketum PSSI Iwan Bule sampaikan duka cita atas insiden di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022), di mana diduga ada salah prosedur pengamanan massa dengan polisi gunakan gas air mata

SUARA SEMARANG - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau akrab disapa Iwan Bule sebut bentuk tim khusus untuk investigasi tragedi yang menewaskan 127 orang di Stadion Kanjuruhan Malang, saat penanganan massa oleh polisi kepada suporter usai laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya.

Ketum PSSI Iwan Bule sampaikan duka cita mendalam atas insiden di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022), di mana diduga ada salah prosedur pengamanan massa dengan polisi yang menggunakan gas air mata ditembakkan ke ara tribun penonton.

"PSSI menyesalkan tindakan suporter Aremania di Stadion Kanjuruhan. Kami berduka cita dan meminta maaf kepada keluarga korban serta semua pihak atas insiden tersebut. Untuk itu PSSI langsung membentuk tim investigasi dan segera berangkat ke Malang," kata Iwan Bule, Ahad atau Minggu (2/20/2022) dini hari.

Iwan Bule ingin PSSI mendukung pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus ini.

Apalagi, kejadian ini menurutnya sangat mencoreng wajah sepak bola Indonesia.

Adapun PSSI langsung memberi hukuman kepada klub yakni Arema FC.

"Untuk sementara kompetisi Liga 1 2022/2023 kami hentikan selama satu pekan. Selain itu tim Arema FC dilarang menjadi tuan rumah selama sisa kompetisi musim ini," kata dia.

Hingga saat ini, Ketum PSSI Iwan Bule terus berkoordinasi dengan pihak internal PSSI dan eksternal dalam hal ini aparat penegak hukum dan panpel Arema FC. 

Seperti diketahui, pertandigan BRI Liga 1 2022/2023 antara Arema FC dan Persebaya Surabaya yang berakhir 2-3 untuk tim tamu berakhir ricuh seusai laga.

baca juga

Ribuan suporter Arema FC turun ke lapangan meluapkan emosi karena timnya kalah.

Namun warganet dan suporter beri kesaksian, bila polisi gunakan gas air mata ke arah tribun yang juga banyak wanita dan anak-anak.

Kondisi tersebut juga tampak dalam banyak video yang beredar di media sosial.

Manajemen Arema FC buka suara atas insiden Kanjuruhan yang menwaskan 127 orang hingga Ahad atau Minggu (2/10/2022) pagi, buntut kericuhan polisi dengan suporter dari Aremania usai laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya.

Manajamen Arema FC mengungkapkan permintaan maaf atas insiden yang terjadi menewaskan hingga lebih dari 100 orang usai laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya, di sisi lain penggunaan gas air mata di dalam stadion dikritik habis dengan akibat yang fatal.

Manajemen Arema FC selain permohonan maaf juga membuka Crisis  Center untuk membantu Aremania yang jadi korban tragedi Kanjuruhan semalam, usai laga Arema FC Vs Persebaya.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Media Asing Top Dunia Sorot Tragedi Kanjuruhan, Media asal Amerika Sebut Kekerasan di Sepak Bola jadi Masalah Lama di Indonesia

Media Asing Top Dunia Sorot Tragedi Kanjuruhan, Media asal Amerika Sebut Kekerasan di Sepak Bola jadi Masalah Lama di Indonesia

Semarang | Minggu, 02 Oktober 2022 | 08:28 WIB

Arema FC Terancam Tidak Bisa Jadi Tuan Rumah di Sisa Kompetisi BRI Liga 1 Buntut Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang

Arema FC Terancam Tidak Bisa Jadi Tuan Rumah di Sisa Kompetisi BRI Liga 1 Buntut Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang

Semarang | Minggu, 02 Oktober 2022 | 08:28 WIB

Mabes Polri Pantau Pengusutan Tragedi Kanjuruhan Arema vs Persebaya

Mabes Polri Pantau Pengusutan Tragedi Kanjuruhan Arema vs Persebaya

Bola | Minggu, 02 Oktober 2022 | 08:25 WIB

Ricuh di Kanjuruhan Malang, Instagram PSSI Diserbu Warganet: EVALUASI!

Ricuh di Kanjuruhan Malang, Instagram PSSI Diserbu Warganet: EVALUASI!

Kaltim | Minggu, 02 Oktober 2022 | 08:30 WIB

Terkini

Pompa Air yang Murah Merk Apa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik Versi Review

Pompa Air yang Murah Merk Apa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik Versi Review

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:10 WIB

Jangan Ada Dusta! Kejujuran Warga Jadi Penentu Nasib Ekonomi Indonesia di 2026

Jangan Ada Dusta! Kejujuran Warga Jadi Penentu Nasib Ekonomi Indonesia di 2026

Lampung | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:07 WIB

3 Produk Eksfoliator untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika

3 Produk Eksfoliator untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:01 WIB

Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas

Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:00 WIB

Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Polda Sulut

Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Polda Sulut

Sulsel | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:59 WIB

Paylater dan Pinjol: Ketika Kemudahan Berubah Menjadi Ketergantungan

Paylater dan Pinjol: Ketika Kemudahan Berubah Menjadi Ketergantungan

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:55 WIB

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:53 WIB

Bukan Drama Chaebol Biasa: Mengapa Cinderella at 2 AM Layak Masuk Watchlist Kamu

Bukan Drama Chaebol Biasa: Mengapa Cinderella at 2 AM Layak Masuk Watchlist Kamu

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:51 WIB

Love on the Brain: Bertemu Cinta di Balik Laboratorium NASA

Love on the Brain: Bertemu Cinta di Balik Laboratorium NASA

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:35 WIB

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:33 WIB

×