SUARA SEMARANG - Pernyataan Denny Siregar yang wajib promosikan Anies Baswedan kepada para kader Nasdem disentil oleh Niluh Djelantik.
Denny Siregar mencuit di Twitter yang mengatakan kepada para teman-teman yang sekarang ada di Nasdem.
Bahwa teman-teman dia di Nasdem sekarang wajib mempromosikan keputusan deklarasi pencapresan Anies Baswedan yang diusung oleh Partai Nasdem.
Padahal, kata Denny Siregar, pada Pilgub DKI 2017, semua berjuang melawan Anies Baswedan. Berikut cuitan dari Denny Siregar pada Senin (3/10/2022).
"Kebayang dulu teman2 di Nasdem yang ikut berjuang di Pilgub 2017 melawan Anies, sekarang wajib mempromosikannya..
Wkwkkwkw... Ancur mina."
Cuitan Denny Siregar kemudian diunggah oleh Niluh Djelantik pada akun Instagram pribadinya.
Dari posting tersebut, Niluh Djelantik menilai apa yang diucapkan Denny Siregar telah menghina dan mengolok-olok dirinya serta teman lainnya di Nasdem.
Kemudian, Niluh Djelantik menyampaikan pesan kepada Denny Siregar bahwa dia merasa telah dibunuh karakter olehnya saat nyatakan keluar dari Nasdem.
Baca Juga: Musda HDII Jateng Terpilih Ketua dan Wakil Baru Periode 2022-2025 Hingga Pameran Desain
"Teman yang kamu maksud itu ada 2 orang. Birgaldo Sinaga, sudah meninggal dunia. Satunya lagi Niluh Djelantik, 3 Oktober 2022 sudah keluar dari Nasdem secara resmi," tulis captionnya.
Kemudian, Niluh Djelantik mengajak Denny Siregar untuk mengingat kembali sebab kenapa dirinya bergabung dengan Nasdem.
Saat itu, pada tahun 2018, Niluh Djelantik dan Denny Siregar adalah teman baik. Hingga Denny meyakinkan Niluh untuk masuk ke Nasdem.
"Mungkin kamu lupa, tahun 2018 kamu meyakinkan kami, Birgaldo Sinaga dan Niluh Djelantik masuk ke Nasdem," katanya.
Bahwa yang dilakukan pegiat sosmed itu adalah telah membunuh karakter dan Denny Siregar juga menikmatinya.
Karenanya, Niluh Djelantik menantang Denny Siregar agar juga sama-sama untuk mengumumkan diri bahwa pernah satu pemikiran dengannya di Nasdem.