SUARA SEMARANG - Ketua DPD Nasdem Kota Semarang Suryanto membenarkan jika ada kader partainya yang memang mundur atau keluar dari keanggotaan.
Meski demikian, ia menegaskan nama kedua kader yang telah mengundurkan diri tersebut dianggap sebagai pihak luar.
Sebab, kata Suryanto, keduanya sudah mengundurkan diri sejak kurang lebih enam bulan lalu jauh sebelum deklarasi pencapresan Anies Baswedan.
"Sehingga tidak bisa dianggap keluar dari partai karena kebijakan partai saat ini seperti itu," katanya, Rabu (5/10/2022).
Suryanto menyatakan jika keduanya sudah keluar diawal tahun 2022 dan sudah tidak masuk dalam struktur kepengurusan partai yang baru.
“Dia mau statement apapun itu eksternal, silakan saja, namanya juga orang luar, yang jelas Nasdem Kota Semarang tetap solid," katanya.
Selain itu, kata Suryanto, keduanya sudah diganti oleh kader lainnya dalam regenerasi partai. Dengan alasan tidak ada peran yang cukup.
“Memang posisi terakhirnya adalah sekretaris, namun kami regenerasi sebab selama ini beliau tidak cukup berperan di partai," katanya.
Oleh karenanya, Suryanto menegaskan jika tidak ada anggota partai yang mengundurkan diri karena terpilihnya Anies Baswedan sebagai bakal capres.
Baca Juga: Terungkap Sejak Awal Gabung Nasdem Niluh Djelantik Tak Kompromi dengan Nama Anies Baswedan
“Nasdem Kota Semarang beberapa tahun terakhir ini alhamdulillah kondusif dan insya Allah terkendali. Sejauh ini belum ada reaksi soal penunjukkan Pak Anies," tandasnya.
Di ketahui beberapa kader Partai Nasdem Kota Semarang mundur sebab tak sejalan dengan keputusan dipilihnya Anies Baswedan sebagai Capres 2024 dalam deklarasi partai.
Terutama dua nama yang santer diberitakan yakni Shafig Pahlevi Lontoh dan Hanandityo Narendro telah mundur atau keluar dari ke anggota Partai Nasdem.
Sebelumnya, Shafig Pahlevi Lontoh menyatakan pamit dan undur diri keluar dari keanggotaan partai Nasdem Kota Semarang.
Shafig Pahlevi Lontoh awalnya menjabat Wakil Sekretaris DPD Nasdem Kota Semarang dan Ketua DPD Garda Pemuda Nasdem Kota Semarang.
Ia juga pernah menjadi calon legislatif Partai Nasdem Kota Semarang, dua kali maju bertarung dalam Pileg DPRD Kota Semarang namun gagal.