SUARA SEMARANG - Baim Wong meminta maaf kepada kepolisian ketika menjalani pemeriksaa di Mapolres Metro Jakarta Selatan soal konten prank KDRT.
Dalam pemeriksaan tersebut, Baim Wong hadir bersama sang istri, Paula Verhoeven yang juga terlibat dalam konten prank KDRT tersebut.
Menurut Baim Wong, dia dan istrinya tidak pernah berpikir untuk merendahkan institusi Polri.
"Sekali lagi saya minta maaf ya buat institusi kepolisian. Saya maaf banget," ujar Baim di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jumat (7/10/2022) dikutip dari PMJ News.
"Nol persen untuk bisa memikirkan ini bisa menjelekkan institusi polisi," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Baim Wong dilaporkan oleh Sahabat Polisi pada Senin (3/10/2022) yang diwakili oleh Zanzabella selaku Direktur Sosial dan Budaya Sahabat Polisi dengan nomor LP/B/2386/X/2022 Polres Metro Jakarta Selatan tertanggal 3 Oktober 2022.
Baim Wong dan Paula dijerat dengan pasal laporan bohong yakni Pasal 220 KUHP.
Zabzabella mengatakan, laporan polisi ini dibuat karena prank yang dilakukan Baim Wong dinilai membuat konten pembodohan masyarakat. Selain itu, Sahabat Polisi juga keberatan institusi polisi seperti dijadikan main-main.
"Hari ini kami laporkan BW dan istrinya. Kami laporkan karena prank atau pembodohan masyarakat," kata Zanzabella di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (3/10/2022).
Konten prank KDRT Baim Wong dan istrinya juga mendapat komentar miring dari komedian Tretan Muslim dan Coki Pardede.
Mereka heran kenapa Baim Wong kepikiran untuk membuat konten demikian.
Tretan Muslim mempertanyakan kepada Coki yang pernah terjerat narkoba apakah dirinya terpikirkan untuk membuat konten prank KDRT.
Lalu Coki Pardede menjawab pertanyaan Tretan Muslim bahwa tak sekalipun terbesit dalam pikirannya untuk membuat konten prank KDRT.
"Gw ini make narkoba termasuk parah, temen-temen gw di satu rehab juga pemadat parah. Tapi gak pernah sedikit pun terbersit kepikiran gitu," jawab Coki Pardede.