SUARA SEMARANG - Dua klub peserta BRI Liga 1 yakni Persebaya dan Persis Solo memiliki beberapa poin kesepakatan yang diusulkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Liga Indonesia Baru (PT LIB).
Ada dua poin penting yang digarisbawahi oleh Persebaya dan Persis Solo.
Manajemen Persebaya dan Persis Solo sebelumnya telah melakukan pertemuan yang menghasilkan pernyataan bersama sebagai bentuk respons.
Dikutip dari laman resmi klub yang diunggah pada Rabu (2/11/2022), pertemuan Persebaya dan Persis Solo merupakan respons dari surat PT LIB dengan nomor 706/LIB-COR/XI/2022 terkait RUPSLB yang akan diadakan 15 November 2022.
Dalam hasil pertemuan tersebut, Persebaya dan Persis Solo sepakat untuk membahas hal-hal berikut ini dalam RUPSLB.
Adapun poin pertama yang disepakati Persebaya dan Persis Solo adalah menentukan komposisi direksi PT LIB baru, menyusul Dirut PT LIB saat ini menjadi tersangka dalam tragedi Stadion Kanjuruhan dan ditahan di Polda Jatim.
"Direksi baru ini bersifat sementara, bertugas untuk menuntaskan Liga 1 2022/2023 sesuai jadwal yang sudah ditentukan," tulis dalam keterangan resmi persebaya.id.
Setelah liga selesai akan diselenggarakan lagi RUPS untuk membentuk direksi baru yang lebih permanen untuk transformasi liga secara menyeluruh.
"Bukan sekadar jangka pendek, tapi juga jangka menengah maupun jangka panjang," lanjutnya.
Baca Juga: Pap Smear Tidak Menyakitkan, Jangan Takut untuk Melakukan Deteksi Dini Kanker Serviks
Poin kedua adalah menentukan lanjutan BRI Liga 1 2022/2023 dengan tetap mempertahankan format home-away, dihadiri penonton.
Persebaya dan Persis Solo menginginkan adanya standar keamanan baru yang bisa menjamin keselamatan dan kenyamanan penonton, pemain, ofisial, maupun seluruh pihak yang hadir di stadion.