SUARA SEMARANG - Pabrikan kendaraan mobil Korea Selatan menghadirkan sang idola baru di kelas MPV murah di GIIAS Semarang ada Hyundai Stargazer.
Mengusung sederet teknologi canggih Hyundai Stargazer digadang bakal menggusur pasar MPV murah lainnya sekelas Toyota Veloz CVT dan Mitsubishi Xpander Ultimate CVT.
Lantas apakah semudah itu Hyundai Stargazer menggeser pasar Toyota Veloz CVT dan Mitsubshi Xpander Ultimate CVT yang eksis terlebih dahulu.
Di GIIAS Semarang yang dihelat di Marina Convention Center 23-27 November 2022, Hyundai Stargazer menawarkan empat varian yakni empat varian, yaitu Active, Trend, Style dan Prime (OTR Semarang).
Hyundai Stargazer memiliki dimensi panjang 4.460 mm, lebar 1.780 mm, tinggi 1.695 mm, jarak sumbu roda sepanjang 2.780 mm, serta jarak overhang sisi depan 800 mm dan sisi belakang sepanjang 880 mm.
Simak penjelasan berikut ini tentang kelebihan teknologi dan kekurangan dari mobil Hyundai Stargzer yang bersaing di kelas MPV murah.
Teknologi Canggih
Hyundai Strgazer memiliki fitur keamanan terkini yang meningkatkan pengalaman berkendara dengan lebih aman. Salah satu fitur yang dimiliki adalah Hill-Start Assist Control (HAC), yang dapat mencegah kendaraan mundur saat menyalakan mesin dari posisi berhenti di tanjakan.
Forward Collision-Avoidance Assist (FCA), fitur yang dapat membuat mobil melakukan pengereman secara otomatis saat maju ke depan dengan mengenali kendaraan dan pejalan kaki.
Baca Juga: Showroom Granit dan Keramik Terlengkap di Semarang ada di House of Roman, Ini Lokasi Alamatnya
Lane Keeping Assist (LKA), merupakan fitur yang dapat mengenali jalur termasuk juga tepi jalan di depan saat mengemudi serta saat menggunakan kemudi otomatis yang akan diambil alih agar tidak keluar dari jalur.
Blind-Spot Collision-Avoidance Assistance (BCA), dapat mencegah mobil bertabrakan dengan kendaraan lain yang berada di titik buta dengan pengereman otomatis ketika mobil akan bergerak dari kondisi parkir.
Lane Following Assist (LFA), membantu pengemudi menjaga kendaraan tetap berada di tengah lajur, dengan mengenali dan kendaraan di depan.
Rear Cross-Traffic Collision-Avoidance Assist (RCCA), sistem ini dapat mendeteksi kendaraan yang datang dari kiri dan kanan Ketika posisi transmisi di R, jika ada resiko tubrukan maka pengereman otomatis akan berfungsi.
Safe Exit Warning (SEW), fitur ini membantu untuk mendeteksi kendaraan di titik buta belakang saat penumpang membuka pintu dan jika ada risiko tubrukan dengan kendaraan lain, maka system akan memperingatkan pengemudi dengan peringatan visual dan suara.
Driver Attention Warning (DAW) akan memberi tahu pengemudi mengenai tingkat perhatian berdasarkan pola dan waktu mengemudi.