SUARA SEMARANG - Langkah gerak cepat sepertinya dilakukan Arema FC untuk segera melengkapi komposisi pemain untuk putaran kedua Liga 1 musim 2022-2023.
Arema FC dikabarkan mengincar gelandang elegan PSIS Semarang Jonathan Cantilllana untuk putaran kedua.
Di PSIS Semarang Jonathan Cantilllana saat ini mengoleksi 4 gol pada putaran pertama. Jika bergabung dengan Arema FC maka mesin gol biru timur tersebut makin menggila.
Jonathan Cantilllana sudah bermain starter sebanyak 14 kali di PSIS Semarang, sekali dicadangkan dan satu kali akumulasi kartu kuning.
Keuntungan bagi Arema FC jika bisa memainkan Jonathan Cantilllana. Sebab meski bermain sebagai gelandang, ia bisa ditempatkan sebagai penyerang lubang.
Posisi ini bisa bergantian dengan Evan Dimas di tengah atau Muhammad Rafli dan Gian Zola sebagai penyerang lubang.
Hal ini juga akan mempermudah Renshi Yamaguchi dalam mengamankan sektor tengah. Duet dengan Jonathan Cantilllana bakal sangat menarik dinanti.
Arema FC saat ini menempati posisi ketujuh di klasemen sementara BRI Liga 1 untuk paruh kompetisi ini. Tertinggal 7 poin dari pemuncak PSM Makassar yang mengoleksi 33 angka bersama Bali United dan Madura United.
Bukan hal susah Arema FC untuk mendatangkan Jonathan Cantilllana. Kondisi PSIS Semarang yang fluktuatif bakal menjadi dorongan gelandang Chile Palestina ini bisa hengkang secepatnya.
Baca Juga: Alie Sesay Ke RANS Nusantara FC, Frendi Saputra ke Dewa United: PSIS Semarang Rotasi Besar-besaran
Informasi jika Jonathan Cantilllana akan hengkang dari PSIS Semarang dan menuju Arema FC di putaran kedua, dikabarkan oleh akun Instagram transfer pemain Liga 1 Transfermarkt.
Akun tersebut menyatakan jika Jonathan Cantilllana sedang menuju proses transfer ke Arema FC dari PSIS Semarang.
Bahkan dia mencatat peminatan Arema FC kepada Jonathan Cantilllana sudah mencapai 75 persen.
Pemain gelandang tengah 30 tahun itu dibanderol Rp 5,65 miliar. PSIS Semarang mendatang Jonathan Cantilllana dari Al Quds Hialal pada tahun 2017.
Sebelumnya, Jonathan Cantilllana pernah mengungkapkan bahwa di tahun ini adalah musim terakhirnya di PSIS Semarang.
Jojo sapaan akrabnya, mengaku akan pulang ke kampung halamannya di Palestina untuk bergabung dengan klub lokal.