SUARA SEMARANG - Komisaris PSIS Semarang Junianto "menghilang" usai kabar penarikan bus klub.
Bahkan kolom komentar instagram Junianto yakni pemilik saham PSIS Semarang tersebut juga dibatasi atau tertutup bagi sebagian orang.
Hal itu jauh berbeda saat awal Junianto menjadi Komisaris PSIS Semarang yang begitu aktif di media sosial memberikan unggahan soal progres klub maupun kabar pemain.
Di akun instagramnya, Bos PSIS Semarang Junianto terakhir kali membuat unggahan pada sepekan lalu atau pekan pertama Januari 2023.
Saat itu Junianto mengabarkan tengah menjemput dua anak laki-lakinya. Salah satu diantaranya adalah eks manajer PSIS Semarang.
Di unggahan sebelumnya, Junianto juga hanya memposting kegiatan pribadi maupun keluarga dan lama tak terlihat mengunggah progres soal PSIS Semarang.
Seperti saat berlibur di Eropa dengan mengunjungi markas klub Liverpool dan Chelsea serta Manchester City.
Kali terakhir ia mengunggah hal berkaitan dengan Training Center sekitar Oktober 2022 lalu. Saat itu Junianto mengunggah video cukup panjang berdurasi 12 menit 57 detik tentang progres pembangunanya.
Sementara unggahan tentang PSIS Semarang terakhir kali dilakukan pada 20 pekan lalu atau sekitar awal September 2022 jelang laga PSIS Semarang vs Persis Solo.
Perubahan sikap Junianto di medsos ini juga jadi sorotan fans PSIS Semarang. "Perasaanku sak wise ebes gak peduli lagi sma PSIS....," tulis akun @izzamld20 diunggahan terakhir @anto_van_java.
"Walau bagaimanapun dan di manapun saya yakin PSIS masih ttp di hatinya beliau...ttp semangat dan mugi tansah pinaringan sehat komandan," @bang.jack598.
"Komen e dinonatifkan nggeh pak," @faizsundoro.
Penonaktifan kolom komentar instagram Junianto ini baru terjadi di bulan Januari usai kabar penarikan bus PSIS Semarang.
Bahkan telah beredar surat serah terima bus klub PSIS Semarang dari klub ke PT Charlie Hospital salah satu bisnis milik Junianto.
Fans menilai telah ada ketidakharmonisan di internal manajemen PSIS Semarang sehingga pria yang akrab disapa Ebes ini tak aktif lagi sebagaimana sebelumnya.
"Bes rata2 yg follow,like,komen pendukung psis sejati seperti njenengan, mosok tegel bes ro jutaan pendukung psis dan yang mencintaimu weruh psis saiki amburadul permainane, kalah ki gak masalah penting maine apik, ayo bes buka atimu selebar2e mbaliko neh ning psis, mesakno cah2 sing sampek adol telo , nguli ngamen tekan pekerjaan keras duite mung kanggo tuku tiket, durung gawe perjalanane kui rak mung wong siji bess mesti ewonan, mosok yo jek tegel bess, mbiyen njenengan arep nonton psis mawon sampek adol2 kayu jarene , mboten mesakke po bes yen sak iki direwangi koyo ngono tapi jek kalahan. Mugo2 di woco misal ra di woco yo tak wocone dewe ra popo. (Dingapuro bess bahasane ora alus) suwun," keluh kesah @bayu_gusti28.
Di saat Junianto lebih banyak diam, PSIS Semarang sedang berjuang kembali ke papan atas liga dengan mendatangkan beberapa pemain muda potensial.***