SUARA SEMARANG - Bek Persib Bandung Daisuke Sato memberikan ancaman untuk striker PSIS Semarang Carlos Fortes dan pemain klub lain.
Daisuke Sato meminta siapapun, termasuk Carlos Fortes si penyerang PSIS Semarang untuk tak mengganggu pemain-pemain Persib Bandung.
Jika ada pemain Persib Bandung yang diganggu, maka Daisuke Sato siap menjadi orang yang pertama "mati" untuk membela.
Dalam unggahannya, Bek Persib Bandung asal Filipina itu memperlihatkan sebuah foto insiden di laga PSIS Semarang melawan Persib Bandung.
DalAm momen itu Daisuke Sato memberikan pembelaan pada bek Persib Bandung lainnya Rachmat irianto usai terlibat duel dengan Carlos Fortes.
Tak terima dengan perlakuan Carlos Fortes pada Rachmat irianto, Daisuke Sato pun memberikan peringatan keras di dalam lapangan maupun di luar lapangan.
"If you wanna kill my brother on the field,You gotta try to kill me first (Jika kamu akan membunuh saudaraku di lapangan, maka kamu harus membunuhku terlebih dahulu)," tulis @daisukesato11.
Dalam foto itu Daisuke Sato nampak berdiri di tengah-tengah kerumunan diantara pemain PSIS Semarang dan Persib Bandung.
Di sana ada Ezra Walian, Marc Klok, Nick Kuipers sementara di kubu PSIS Semarang nampak Carlos Fortes, dan Ryo Fujii.
Sementara Bek Persib Bandung Rachmat Irianto terbaring kesakitan yang berada tak jauh dari kerumunan pemain.
Kejadian itu bermula saat striker PSIS Semarang asal Portugal mendapatkan umpan dan menusuk di sisi kiri pertahanan Persib Bandung.
Saat Carlos Fortes dikawal oleh Rachmat Irianto, terjadilah benturan yang menyebabkan bek Persib bandung terkapar.
Tak terima, Daisuke Sato langsung mendorong Carlos Fortes yang belum sempurna berdiri terjatuh kembali.
Unggahan Daisuke Sato ini pun mendapatkan pujian dari akun instagram @infotipersib.
Menurut akun tersebut, hal itulah yang telah lama hilang dari Persib Bandung, yakni rasa memiliki, kekeluargaan dan chemistry antar pemain.